TBM Sakila Kerti Kembali Raih Penghargaan Entaskan Buta Aksara

  Jumat, 11 Januari 2019   Lilisnawati
Wali kota Tegal Nursholeh (memakai peci) didampingi kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Tegal dan pengelola TBM. (Lilisnawati/ayotegal)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM--Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sakila Kerti atau sekolah terminal kembali meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atas upaya pemberantasan buta aksara. Penghargaan tersebut berupa motor literasi.

TBM Sakila Kerti merupakan sekolah terminal yang diperuntukan untuk warga terminal atau pedagang asongan di Terminal Kota Tegal.

Yusqon selaku pengelola TBM Sakila Kerti mengatakan penghargaan yang berupa motor literasi yang dilengkapi dengan buku, nantinya akan dioperasikan ke seluruh kelurahan di Kota Tegal.

"Ada tiga warga pengasong yang akan saya didik untuk memulai mengoperasikan motor literasi tersebut yang dioperasikan setiap hari Sabtu atau mungkin dua kali dalam seminggu," tuturnya, Jumat (11/1/2019).

Untuk sementara, lanjutnya, motor literasi akan dioperasikan di wilayah Kecamatan Sumur Panggang, dan dalam satu tahun ini ia menargetkan akan menyisir ke 27 Kelurahan di Kota Tegal. 

"Setiap kelurahan nantinya akan ada tenaga untuk mendidik masyarakat bagaiman menulis, rencananya juga akan melibatkan pers untuk memberikan materi. Bagaimana membuat cerpen dan nanti masyarakat akan disuruh untuk membuat karangan buku dan akan kita cetak," jelasnya. 

Sementara itu, Wali kota Tegal Nursholeh yang hadir dalam acara syukuran tersebut mengapresiasi atas kinerja TBM Sakila Kerti, yang telah mengangkat Kota Tegal di kancah nasional. Salah satunya Pemkot Tegal menerima penghargaan sebagai kota yang peduli terhadapan pengentasan buta aksara. Mudah-mudahan sekolah ini bisa terus mengembangkan prestasinya dan bermanfaat untuk masyarakat Kota Tegal. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar