HUT PDAM Kota Tegal Dimeriahkan dengan Nobar Film "Titik Balik"

  Jumat, 18 Januari 2019   Lilisnawati
Suasana Pemutaran Film "Titik Balik" dalam rangka HUT PDAM Kota Tegal yang ke 43 bersama Wali Kota Tegal Nursholeh, Pjs. Direktur PDAM Kota Tegal dan karyawan PDAM Kota Tegal, Jumat (18/1/2019)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM-  Nonton bareng film "Titik Balik" bersama Wali Kota Tegal Nursholeh bersama seluruh karyawan PDAM Kota Tegal ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) PDAM Kota Tegal yang ke 43, Jumat (18/1/2019) di Aula PDAM Kota Tegal.

Film “Titik Balik” (Religi Tragedi Tahta) sendiri diproduseri oleh Dr. Maufur, mantan Wakil Wali Kota dan disutradarai Lanang Setiawan dengan pemain dari Komunitas Sastrawan Tegal. Film ini diangkat dari kisah kehidupan Wali Kota Tegal dari kecil hingga menjadi Wali Kota Tegal.

Pemutaran film diawali dengan penampilan Pjs. Direktur PDAM Kota Tegal, Tatang Suandi dengan membacakan puisi Tegalan karya seniman Lanang Setiawan serta dirinya yang bertajuk "Tukang Ledeng".

Menurut Tatang, film tersebut memiliki kandungan kisah kepala daerah yang penuh dengan perjuangan, doa, dan sabar dalam menghadapi segala cobaan dan lika-liku rintangan.

"Cobaan dan rintangan Pa Wali dari masa kecil hingga menggapai kedudukan Wali Kota tidak semudah membalikan telapak tangan. Meski demikian, ajaran orang tua untuk sabar, berbuah manis. Banyak hal inilah yang membuat kami, memutar film Titik Balik sebagai medan pembelajaran dan cermin kami," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tegal, HM. Nursholeh mengapresiasi kepada PDAM, dan seluruh jajaran atas kinerja nya selama ini. Dengan bertambahnya usia PDAM Kota Tegal mudah-mudahan semakin sejahtera dan kebutuhan air masyarakat terpenuhi.

Selain itu, Wali Kota meminta pihak PDAM Kota Tegal untuk mengurangi kebocoran dan memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat. 

"Terkait film "Titik Balik", mudah-mudahan film ini menjadi inspirasi untuk kita semua. Karena meraih keberhasilan tidak dengan cara instan," tuturnya.

Film yang diangkat dari kisah perjalanan Wali Kota Tegal ini mendapat respon dari berbagai pihak salah satunya dari Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Tegal, Khaerul Huda, yang terlibat dalam adegan film tersebut, mengatakan, merasa bersyukur bahwa apa yang diperjuangkan dimasa lalu adalah kebenaran, bukan ketidakloyalan kepada pimpinan. 

"Saya ikut bangga menjadi bagian sangat kecil atas  "keterlibatan" dalam tayangan film ini, walau sekedar cuplikan sejarah perjuangan melawan kedholiman penguasa kemarin," katanya.

Menurutnya, pembuatan film ini menunjukkan bahwa peragaan atas perjuangan membela kebenaran bukanlah sok-sokan pamer tapi justru merupakan materi pendidikan karakter manusia.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar