JKSN Dideklarasikan di Kabupaten Tegal, Khofifah Yakin Jokowi-Ma'ruf di Atas 20%

  Minggu, 03 Februari 2019   Dwi Ariadi
Ketua Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua Muslimat Kabupaten Tegal Umi Azizah bernyanyi bersama seniman Tegal Imam Joend dalam Deklarasi JKSN Kabupaten Tegal di GOR Trisanja, Slawi, Minggu (3/2/2019). (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

SLAWI, AYOTEGAL.COM—Ketua Dewan Pengarah Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Khofifah Indar Parawansa optimistis dukungan terhadap pasangan capres dan cawapres, Jokowi-KH Ma'ruf Amin, akan melampaui target. 

''Perhitungan saya di atas 20 persen, masih signifikan jika melihat survei posisi sekarang. Apalagi akan terus dilakukan penguatan jaringan seperti JKSN yang merupakan satu dari elemen-elemen tim pemenangan Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin,'' katanya usai acara Deklarasi JKSN Kabupaten Tegal, di  GOR Trisanja, Slawi, Minggu (2/2/2019).

Menurut Khofifah, permintaan untuk deklarasi JKSN terus berdatangan, termasuk dari WNI yang berada di luar negeri, seperti Malaysia, Arab Saudi, dan Singapura. 

Menyinggung soal dukungan di Jawa Tengah, Gubernur Jatim terpilih ini mengakui Jateng masih signifikan, termasuk di daerah-daerah kantong warga Nahdliyyin, seperti Tegal, Brebes, Batang. ''Bahkan di Wonosobo cukup baik di sana,'' ujarnya. 

Didampingi Ketua Muslimat Kabupaten Tegal Umi Azizah yang juga Bupati Tegal, Khofifah menegaskan, JKSN bermakna luas karena bersifat jaringan. 

''Dimana tidak sekadar santri dan kiai saja, tapi juga termasuk jaringan-jaringannya,'' ujarnya. 

Sementara itu, dalam deklarasi, Ketua Umum JKSN Roziqi mengukuhkan pengurus JKSN Kabupaten Tegal, yang di dalamnya terdapat sejumlah tokoh kiai dan ulama dengan diketuai oleh Ali Murtadho.

Umi Azizah dalam pengarahannya mengatakan, memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf menjadi bagian dari jihad politik dalam hal memilih pemimpin yang mendukung perjuangan ulama dan santri.

Menurut Umi, bukti dukungan Jokowi yang sangat didukung kalangan santri adalah penetapan Hari Santri, 22 Oktober. ''Belum termasuk pembangunannya yang berpihak pada kepentingan rakyat, sarana infrastruktur yang terus membaik,''tandasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar