Bank Sampah Mawar Biru Masuk Nomine Kalpataru Tingkat Provinsi Jateng

  Senin, 11 Februari 2019   Lilisnawati
Ketua PKK Kota Tegal Endang Nursholeh menunjukkan tas plastik produk Bank Sampah Mawar Biru. (Istimewa)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM—Bank sampah Mawar Biru milik Kelurahan Kraton, Kota Tegal, dinobatkan menjadi nomine Kalpataru tingkat Provinsi Jawa Tengah. 

Tim verifikasi lapangan penghargaan Kalpataru tingkat Provinsi Jawa Tengah melakukan verifikasi lapangan kepada calon penerima Kalpataru di Kelurahan Kraton, Senin (11/2/2019). Verifikasi tersebut dipusatkan di Balai RW 07 Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. 

Hadir pada kegiatan tersebut Tim Verifikasi Penghargaan Kalpataru, Ketua TP PKK Kota Tegal Endang Nursholeh, Kasi Pengelolaan Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Andry Hendratmoko mewakili Kepala DLH Kota Tegal dan stakeholder lainnya. 

Pengelola Bank Sampah Mawar Biru Nur Laelatul Aqifah mengatakan, Bank Sampah Mawar Biru dibentuk tahun 2014. Berawal dari tumpukan sampah di lingkungan sekitar dan kerap terjadi banjir, warga sepakat membentuk bank sampah. Kini sudah menghasilkan beragam produk seperti ecobrik, tas dari plastik, tempat minuman, bunga, tempat tisu, dan olahan dari sampah. 

Laelatul Aqifah menuturkan, bahan baku produk daur ulang sampah semua kiriman dari masyarakat. Dia menekankan untuk tidak membeli plastik, sebab tekadnya mendaur ulang sampah. 

Ketua PKK Kota Tegal Endang Nursholeh mengatakan, ciri khas Kota Tegal produk dari olahan plastik seperti sepatu dari plastik, tas dari plastik, dan produk lainnya.  

Ditambahkan Endang, poduk-produk dari Bank Sampah Mawar Biru sudah ikut ke berbagai pameran dan meraih juara. Bahkan produk olahan sampah ini sudah diperkenalkan ke mancanegara, seperti Belgia dan Australia. 

"Produk yang dihasilkan Bank Sampah Mawar Biru dapat menjadi contoh, bagaimana sampah plastik dapat dibuat produk yang berguna, bermanfaat dan memiliki nilai jual tinggi," katanya.

Sementara itu, Perwakilan Tim Verifikasi Penghargaan Kalpataru Endang mengatakan, mengapresiasi perajin daur ulang sampah Kota Tegal yang diinisiasi oleh Nur Laelatul Aqifah. Tim verifikasi datang untuk mencocokan data dengan keadaan di lapangan. Harapannya, lebih  baik dari usulan yang telah diajukan.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar