Dinkes Kota Tegal Galakkan Jambanisasi

  Selasa, 12 Februari 2019   Lilisnawati
Gerakan Stop BAB Sembarangan di Kelurahan Krandon, Kota Tegal. (Lilisnawati/Ayotegal.com)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM--Dinas Kesehatan Kota Tegal terus menggalakkan program stop Buang Air Besar (BAB) sembarangan atau open defecation free (ODF).

Pasalnya berdasarkan data dari Dinkes Kota Tegal, di tahun 2019 dari 27 Kelurahan di Kota Tegal, sembilan Kelurahan diantaranya sudah dinyatakan bebas dari BAB sembarangan.

Diantaranya, Kelurahan Debong Kidul, Debong Kulon, Bandung, Kalinyamat Wetan, Pekauman, Kemandungan, Debong Lor, Cabawan dan Kaligangsa.

AYO BACA : Kompetensi Petugas Inspeksi Kesehatan Lingkungan Terus Ditingkatkan

Kasi Penyehatan Lingkungan dan Keselamatan Kerja Dinkes Kota Tegal Siti Halamah menyampaikan Kota Tegal belum bisa mencapai target ODF di tahun 2019. Dimana di tahun 2019 Kota Tegal ditargetkan oleh provinsi sudah bebas dari BAB sembarangan.

Tidak tercapainya target tersebut, menurut Dia karena beberapa faktor. Di antaranya wilayah Kota Tegal merupakan wilayah perkotaan. Selain lahan yang sempit dan terbatas, wilayah Kota Tegal juga berada digaris pantai yang dapat menimbulkan rob, juga karena perilaku masyarakat yang masih rendah.

"Itu yang menjadi beban kita mengatasi BAB sembarangan di Kota Tegal. Selain itu, banyak juga masyarakat yang mampu tetapi tidak memiliki jamban," tutur Halamah, Selasa (12/2/2019).

AYO BACA : Peringati HKN, Dinkes Gelar Skrining Penyakit Tidak Menular

Meskipun demikian, pihaknya terus menggalakan jambanisasi kepada masyarakat hingga target di tahun 2021 Kota Tegal sudah bebas dari BAB sembarangan.

Dikatakan Halamah, di tahun 2019 akan disalurkan sebanyak 267 jamban yang diperuntukan untuk masyarakat di wilayah Kecamatan Margadana. Karena di tahun 2019, Dinkes menargetkan Kecamatan Margadana sudah bisa ODF.

"Sementara ini kita merambah ke wilayah yang tingkat kesulitannya sedikit, jika sudah kita mulai merambah ke wilayah yang tingkat kesulitannya tinggi dengan menggandeng beberapa dinas terkait," ujarnya.

Selain jambanisasi, Dinkes juga melakukan pemicuan stop BAB sembarangan, Workshop Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bagi Banbinkamtibmas dan KPK-L yang akan bergerak bersama mengatasi kasus-kasus liar yang tidak sehat.

AYO BACA : Dinkes Ajak Para Pekerja Sadar Pentingnya K3

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar