Balap di Argentina Jadi Perayaan 23 Tahun Rossi di MotoGP

  Selasa, 02 April 2019   Dwi Ariadi
Valentino Rossi saat naik di podium ke dua MotoGP Argentina Sirkuit Termas de Rio Hondo Minggu (31/3/2019). (Twitter Yamaha MotoGP)

TEGAL, AYOTEGAL.COM—Momen meraih podium kedua di MotoGP di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu (31/3/2019), menjadi hal yang sangat spesial untuk pembalab berjuluk The Doctor, Valentino Rossi. Pasalnya, gelaran MotoGP Argentina tersebut merupakan perayaan debut Rossi di level grand prix pada 23 tahun silam.

Rossi memulai balapan di kelas grand prix ketika tampil di GP Malaysia kelas 125cc  tahun 1996. Ketika itu, The Doctor bersama tim Scuderia AGV Aprilia finis di peringkat keenam.

Di musim perdananya, performa Rossi belum sesukses sekarang. Dia tercatat hanya memenangi satu balapan dari 15 seri yang diikuti. Dia pun hanya mengumpulkan 111 poin serta menempati peringkat kesembilan klasemen akhir.

Namun, pembalap asal Italia itu terus meningkatkan performanya. Pada  musim berikutnya, Rossi keluar sebagai juara kelas 125cc setelah memenangi 11 balapan dan mengumpulkan 321 poin.

"Saya melihat gambar-gambar pagi ini dan itu sangat lucu karena seperti di era lain, itu gambar hitam putih di televisi," jelas Rossi seperti dikutip dari Crash.

Bertahan selama dua musim di kelas 125cc, Rossi akhirnya naik kelas ke 250cc. Rossi menempati posisi kedua pada musim pertamanya dan kembali juara di musim berikutnya.

"Di bagian pertama dalam karier saya, saya memenangkan banyak balapan, banyak kejuaraan, dan Anda tiba di satu titik yang lebih sulit karena tiba lawan yang lebih muda dan lebih kuat," ujar Rossi. 

Dalam kurun waktu yang terbilang singkat, Rossi pun naik kelas  ke 500cc di musim 2000 bersama tim Nastro Azurro Honda dan menempati posisi kedua.

Di musim berikutnya, Rossi  keluar sebagai juara di akhir musim 2001 setelah memenangi 11 balapan dengan mengumpulkan 325 poin.

Secara keseluruhan, selama 23 tahun mengaspal di kejuaraan balap motor dunia, Rossi telah mengoleksi sembilan gelar juara dunia dan enam di antaranya di era MotoGP.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar