Histori Pasar Senggol, Pusat Kuliner Khas Tegal

  Rabu, 03 April 2019   Lilisnawati
Aktivitas Pengunjung di Pasar Senggol menikmati kuliner Khas Tegal. (Lilisnawati/Ayotegal.com)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM—Bagi sebagian masyarakat Kota Tegal tentu tidak asing ketika mendengar Pasar Senggol, yakni pasar yang terletak di pojok utara Alun-alun Kota Tegal. 

Sejarahwan Pantura, Wijanarto, mengatakan bahwa pasar senggol dulunya sama seperti pasar pada umumnya. Dinamakan senggol karena pasar tersebut tempatnya sempit sehingga membuat pembeli yang berkunjung harus berdesakan saling senggol.

"Karena senggol-senggolan itu, maka orang menamakan pasar senggol. Sampai saat ini nama senggol masih digunakan masyarakat Kota Tegal," ujar dia.

Menjelang tahun 1970 sampai sekarang, pasar senggol beralih fungsi, yakni digunakan menjadi pusat kuliner khas Tegal, seperti soto Tegal, lengko, sate kambing dan lain-lain. 

Salah satunya yaitu Warung Makan Moro Tresno H Caup Gendut. Warung yang sudah ada sejak 1970 yang menjajakan kuliner khas Tegal. 

Menurutnya, nama senggol sudah menjadi ikon kuliner khas Tegal. "Kalau ada orang menyebut nama 'senggol yuh' maka mereka akan tahu apa maksudnya," ucapnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar