Perangi Hoaks, FK Metra-Diskominfo Lombakan Kelompok Seni Tradisional

  Rabu, 03 April 2019   Dwi Ariadi
Kelompok seni tradisional berfoto bersama setelah mengikuti lomba FK Metra di Gedung Rakyat Slawi.(Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

SLAWI, AYOTEGAL.COM—Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) menggelar lomba seni tradisional dalam rangka memerangi hoaks, kebhinekaan, dan perilaku hidup sehat.

Kegiatan yang digelar di Gedung Rakyat Slawi, Selasa (2/4/2019), itu diikuti enam kelompok seni tradisional. Mereka perwakilan dari enam eks-kawedanan, yakni Slawi, Pangkah, Bumijawa, Kramat, Adiwerna, dan Balapulang.

Satu kelompok seni tradisional beranggotakan 10 sampai 15 orang.

Ketua FK Metra Sholeh Yusup mengatakan, pementasan masing-masing kelompok seni membawa pesan sesuai dengan tema kegiatan.

Seperti Sintren dari  Desa Dukuhsalam mewakili Slawi menampilkan pertunjukan sintren dengan  muatan informsi tentang kebhinekaan.

“Seni Kuntulan Desa Tembok Banjaran mewakili Adiwerna mengambila  tema persatuan dan kesatuan,” kata Sholeh.

Selain itu, ada seni kolaborasi teater, tari, dan musik dari Desa Cempaka mewakili Bumijawa mengambil  tema perangi hoaks.

Teater Gemblong mewakili Pangkah pentas dengan tema Kebhinekaan.

''Dari enam kelompok yang ikut lomba akhirnya tim juri memutuskan perwakilan dari Kramat juara 1 yang nantinya pada 5 April besok dipentaskan di Alun-alun Hanggawana dalam acara sosialisasi program kesehatan dari Kemenkes,''jelas Sholeh.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar