Kue Tempel, Jajanan Warisan Turun-temurun Khas Tegal

  Jumat, 19 April 2019   Lilisnawati
Mamah Cun, penjual kue tempel khas Tegal, Jumat (19/4/2019). (Lilisnawati/Ayotegal.com)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM—Setiap daerah memang tidak bisa dilepaskan dari ragam kulinernya. Di Kota Tegal terdapat jajanan tradisional yang sudah ada sejak 1940-an, yaitu kue tempel.

Salah satu penerus pembuat kue temple, Mamah Cun (74), kini menjadi generasi keempat. 

Ditemui di Jalan HOS Cokro Aminoto, tempat ia menjajakan dagangannya, dirinya mengaku penjual Kue Tempel asli Tegal berasal dari keluarganya sendiri.

Kue tempel merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari tepung beras ketan, pisang raja matang, dan gula Jawa. 

Proses pembuatan kue yang satu ini cukup unik karena tidak menggunakan minyak goreng. Adonan tepung beras ketan hanya dipanaskan dan diratakan di atas wajan. 

Setelah adonan setengah matang, potongan pisang dilumatkan di atas adonan ditambah dengan sedikit gula jawa, kemudian adonan ditutup dengan daun pisang hingga matang. 

Perpaduan rasa gurih dan manis ini sangat cocok untuk dijadikan teman minum teh.

Dibantu satu keponakannya, Mamah Cun menjajakan dagangannya mulai pukul 09.00 sampai 17.00 WIB. Satu potong kue tempel hanya dibanderol Rp6.000.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar