Gedung Rakyat, Tempat Pelesiran Bangsa Eropa

  Selasa, 23 April 2019   Lilisnawati
Gedung Rakyat atau Gedung Tawang Samudra. (Lilisnawati/Ayotegal.com)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM—Gedung Rakyat atau Gedung Tawang Samudra menjadi saksi gaya hidup biru atau pesta pora bangsa Eropa pada masa Kolonial di Kota Tegal. 

Sejarawan Pantura, Wijanarto, mengatakan bahwa Gedung Rakyat merupakan tempat pelesiran bagi bangsa Eropa. "Kalau sekarang ini ibarat kafe atau diskotik," katanya belum lama ini.

Gedung yang juga dikenal sebagai Gedung Sositet atau Society de Slamat ini dibangun pada tahun 1912. Meski artinya gedung masyarakat, namun tidak semua orang pribumi bisa masuk. Hanya kaum priyayi dan orang-orang Tionghoa saja yang bisa masuk.

Gedung tersebut menjadi simbol kelas dalam interaksi sosial di kalangan masyarakat Tegal, juga menjadi simbol megalopolis masyarakat kolonial di Tegal. 

Di dalamnya juga terdapat ballroom yang kerap digunakan untuk dansa dan biliar.

Sementara itu, di bagian luar, tepatnya di depan gedung, terdapat taman bunga yang kadang digunakan untuk pesta kebun.

Pada zaman pemerintahan Jepang, gedung yang berada di kawasan Pelabuhan ini berganti nama menjadi Gedung Rakyat menyusul, kemudian berganti lagi menjadi Gedung Tawang Samudra, dan sekarang dijadikan sarang burung walet.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar