Pelaku Bisnis Berkeluh Kesah, Izin PIRT Sulit Diperoleh

  Minggu, 12 Mei 2019   Dwi Ariadi
Para pelaku usaha melakukan pertemuan yang digagas oleh Tim Wirausaha Pemuda (WP) di Sekretariat WP, kantor Bappeda Pemkab Tegal, Sabtu (11/5/2019). (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

SLAWI, AYOTEGAL.COM -- Para pelaku bisnis di Kabupaten Tegal mengeluhkan perizinan usaha yang sulit diperoleh. Padahal, sudah banyak usaha yang sudah jalan, namun tidak mengantongi izin produk industri rumah tangga (PIRT).

Hal itu terlontar dalam pertemuan antarpelaku usaha industri rumah tangga  yang digalang oleh Tim Wirausaha Pemuda (WP), Sabtu (11/5/2019) malam di Sekretariat WP, Bappeda dan Litbang, Kabupaten Tegal.

Salah seorang pengusaha, Zahro Melani mengaku sudah menjalankan bisnis camilan selama dua tahun. 

"Saya sudah mengajukan ke dinas terkait tapi izin tak kunjung keluar," katanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Rian asal Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru. Pengusaha keripik singkong aneka rasa ini ingin usahanya dilengkapi izin agarnya produknya masuk swalayan.

Sekretaris WP, Diana Wanti, menjelaskan pihaknya telah mengakomodir persoalan yang dihadapi para pelaku bisnis. 

"Mereka rata-rata mengeluh akan susahnya mengurus izin PIRT. Kami berupaya agar kendala teknis seperti apa sehingga izin bisa segera diterbitkan. Kami dari Tim WP segera mengkomunikasikan dengan dinas teknis," tegas Diana Wanti.

Menanggapi hal itu, Kabid Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Bappeda, Akhmad Uwes Qoroni mengatakan, pihaknya akan segera memfasilitasi berupa rekomendasi pelaku usaha yang mau mengajukan PIRT dengan syarat usaha minimal dua tahun.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar