Jelang Sidang Sengketa Pemilu 2019, Sejumlah Tokoh Tegal Imbau Kedamaian

  Selasa, 11 Juni 2019   Dwi Ariadi
Ilustrasi Pemilu. (Attia Dwi Pinasti/Ayo Media Network)

SLAWI, AYOTEGAL.COM—Menjelang sidang sengketa Pemilu 2019, sejumlah tokoh di Kabupaten Tegal menyampaikan imbauan agar masyarakat tak terprovokasi untuk bertindak inkonstitusional, Selasa (11/6/2019).

Seperti yang disampaikan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Tegal Ustaz Nurotib. Dia mengimbau, ceramah keagamaan di masjid-masjid tidak menyinggung politik.

"Kami mengimbau khatib dan takmir masjid jangan ada ceramah yang menyinggung politik sampai ada keputusan MK. Sebab, keputusan MK adalah yang terbaik. Biarkan warga Kabupaten Tegal bersih tanpa terdoktrin isu-isu politik,"kata Nurotib.

Hal yang sama disampaikan Ketua Gerak Sedekah Tegal (GST) Eko Sudiyanto. Menurut dia, aksi kekerasan dan teroris bukan budaya Bangsa Indonesia. ''Saya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi demo ke Jakarta,'' ujarnya.

Ketua LSM Gerbang Mataram Kabupaten Tegal Bambang Purnama menyatakan hal serupa. 

Bambang dengan tegas menolak aksi kekerasan dan terorisme yang pernah terjadi pada aksi 22 Mei 2019.

"Seluruh elemen masyarakat agar mewaspadai gerakan-gerakan inskonstitusional yang bertujuan untuk memecah belah bangsa, termasuk aksi-aksi teror maupun paham radikalisme," tegasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar