Akses Keluar Pelabuhan Sulit, Nelayan Tegal Harus Sabar untuk Melaut

  Rabu, 12 Juni 2019   Lilisnawati
Nelayan sedang mempersiapkan perbekalan melaut di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal. (Lilisnawati/Ayotegal.com)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM—Sepekan setelah Hari Raya Idulfitri, puluhan nelayan di Kota Tegal sibuk melakukan persiapan untuk kembali melaut. 

Berdasarkan pantauan di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, Rabu (12/6/2019), nelayan terlihat asyik gotong royong memperbaiki jaring, ada yang sibuk menaruh perbekalan di kapal masing-masing dan ada yang sibuk membeli bakan bakar.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal Riswanto mengatakan, sudah menjadi tradisi nelayan Tegal akan kembali melaut setelah seminggu Lebaran. Sebab, Lebaran menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh nelayan untuk menjadi ajang silaturahmi. 

AYO BACA : Polres Tegal Cek Kelengkapan Perahu Wisata di Cacaban dan Purin

Selaku HNSI, ia mengimbau kepada para pemilik kapal, nelayan dan lainnya untuk mempersiapkan segala sesuatu mulai dari perbekalan, perbaikan alat tangkap, melengkapi surat-surat kapal dan lain-lain. Tujuannya, untuk memberikan rasa aman dan nyaman ketika bekerja. 

"Untuk persediaan BBM sendiri aman untuk mencukupi kebutuhan sedikitnya 800 kapal ukuran 10-30 GT," ungkapnya. 

Hanya saja, ratusan kapal tidak bisa spontan melaut. Mereka akan menunggu giliran untuk bisa keluar dari pelabuhan karena akses keluar pelabuhan sulit. 

Menurutnya, butuh waktu sekitar satu bulan lebih semua kapal bisa keluar dari pelabuhan.

AYO BACA : 2.900 Nelayan di Brebes Diasuransikan

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar