TNI dan Polri di Tegal Kompak Jaga Situasi Tetap Aman

  Kamis, 13 Juni 2019   Dwi Ariadi
Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Yeheskiel Sangari yang didampingi Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto dan Kapolres Tegal Kota AKBP Rondijah memimpin apel konsolidasi di Makodim. (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

SLAWI, AYOTEGAL.COM—Apel Konsolidasi Berakhirnya Operasi Ketupat Candi 2019 dan Persiapan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilu 2019 digelar di Markas  Kodim 0712 Tegal, Kamis (13/6/2019).

Kegiatan tersebut dipimpin Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Yeheskiel Sangari yang didampingi Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto dan Kapolres Tegal Kota AKBP Rondijah.

Dandim membacakan amanat Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel yang berisi kesiapan  pengamanan sidang permohonan perselihan hasil Pemilu 2019 di MK, 14 Juni.

''Saya berpesan persiapkan diri dengan baik, jaga kesehatan antisipasi ancaman teror dan potensi konflik sosial, persiapkan rencana pengamanan, ploting personel dan sarana prasarana yang dibutuhkan dengan baik,'' katanya.

Usai apel konsolidasi, Dandim yang didampingi dua kapolres, AKBP Dwi Agus Prianto dan AKBP Rondijah, menegaskan, kegiatan yang diikuti kedua pimpinan Polri kabupaten dan kota ini menunjukkan sinergitas tanpa memandang kewilayahan.

''Kami dari TNI dan Polri kompak bersinergi untuk menjaga kondusitivitas daerah," tegas Dandim.

''Mengedepankan langkah-langkah proaktif dan preventif. Masyarakat jangan sampai percaya dengan isu-isu kabar yang hoaks. Biar saja daerah luar sana terjadi hal-hal yang negatif, tapi kota dan Kabupaten Tegal tetap aman dan kondusif,” tandasnya.

Kapolres AKBP Dwi Agus maupun AKBP Rondijah menyampaikan, sebagai bahan evaluasi Operasi Ketupat Candi (OKC) berjalan aman dan lancar. 

''Keberadaan jalan tol yang melintas di wilayah Tegal sangat mengurangi kemacetan di jalan raya,'' jelasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar