Siap-siap! Kemarau, Suhu di Tegal Raya Akan Lebih Dingin dan Kering

  Senin, 17 Juni 2019   Lilisnawati
Memasuki awal musim kemarau, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Tegal mengimbau masyarakat di Tegal Raya terhadap suhu udara yang ekstrem. (Lilisnawati/Ayotegal.com)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM—Memasuki awal musim kemarau, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Tegal mengimbau masyarakat di Tegal Raya terhadap suhu udara yang ekstrem. 
Prakirawan BMKG, Tegal Hendy, mengungkapkan, suhu ektrem musim kemarau disebabkan kelembapan udara menipis, yakni antara 50-80 persen. 

"Suhu udara sebenarnya normal, hanya saja akibat kelembapan udara yang tipis dirasa lebih ekstrem terasa di tubuh daripada biasanya karena kelembapan rendah," tuturnya, Senin (17/6/2019). 

Menurutnya, keadaan tersebut akan bertahan lama, kurang lebih dua sampai tiga bulan. "Ini baru awal kemarau belum puncaknya. Ini diprediksi akan bertahan sampai puncak musim kemarau," katanya. 

Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat mengantisipasi dampak musim kemarau seperti menjaga pasokan air. Sebab, berdasarkan prediksi dari BMKG, musim kemarau pada 2019 akan lebih panjang dari tahun sebelumnya.

"Tahun ini kemarau akan lebih panjang dari normalnya. Masyarakat harus lebih mewaspadai terhadap prakiraan yang mungkin saja lebih dari tahun kemarin," ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar