Gara-gara Utang, Nelayan di Tegal Nekat Menjambret

  Kamis, 27 Juni 2019   Lilisnawati
Konferensi Pers penjambretan di Polsek Tegal Timur.

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM—Dandi Setiawan (20), warga Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, nekat menjambret ponsel di depan Pasar Pagi Kota Tegal, Sabtu (12/6/2019).

Saat ditanya oleh Kapolsek Tegal Timur Agus Endro, Kamis (27/6/2019), pria yang berprofesi sebagai nelayan ini mengaku nekat melakukan tindak kejahatan karena utang. 

"Sebelumnya saya naik motor bareng istri, terus istri saya antar ke rumah dan saya balik ke Pasar Pagi, di situ saya melihat ada orang lagi mainan hp dan saya langsung punya niat jahat," katanya. 

Menurut dia, aksi nekatnya disebabkan sering cekcok dengan istrinya karena utang. 

Sementara itu, Kapolsek Tegal Timur Kompol Agus Endro Wibowo mengungkapkan tersangka mengaku kali pertama menjambret. 

Namun, sebelum tersangka menikmati hasil kejahatannya, ia terjatuh dan sempat dipukuli massa. "Beruntung petugas segera mengamankan tersangka," ujar Endro.

Akibat perbuatannya, ia harus mendekam di sel tahanan Polsek Tegal Timur karena melanggar Pasal 362 KUHP.

"Adapun barang bukti yang kita amankan berupa satu buah helm, satu unit motor dan satu buah ponsel seharga sekitar Rp2,7 juta," pungkasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar