Perantau Warga Brebes di Jakarta Komitmen Bantu Pemkab Bangun Daerah

  Senin, 01 Juli 2019   Dwi Ariadi
Wakil Bupati Brebes Narjo memberikan sambutan dalam acara silaturahmi warga perantau Brebes di kampus UNJ Jakarta.

BREBES, AYOTEGAL.COM—Sedikitnya 300 warga Brebes daei berbagai komunitas di Jakarta berkumpul d Aula Bung Hatta Kampus Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Mereka terdiri atas bakul bakso, pedagang asongan, buruh pabrik, dan eksekutif yang mengadakan silaturahmi dan halalbihalal dengan sesama warga Brebes yang merantau di ibu kota Jakarta dan sekitarnya.

"Alhamdulillah, saya bangga dan gembira bisa bertemu saudara saudaraku, di sini dalam satu ikatan silaturahmi," ucap Wakil Bupati Brebes Narjo pada Halal Bihalal Majelis Silaturahmi Keluarga Brebes (Masigab), di Kampus Pascasarjana UNJ, Jakarta, Minggu (30/6/2019). 

Warga perantau, kata Narjo, merupakan Sumber Daya Manusia yang potensial karena terbukti gigih berjuang dengan segala keterbatasannya yang kemudian terlahir sebagai sosok yang luar biasa.

Tidak heran, jika kemudian SDM Brebes tercatat dalam Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, masuk dalam tiga daerah yang mengalami progres tercepat dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM). 

Ada sumbangsih yang tidak sedikit dari anak anak rantau yang menyumbangkan dana serta pemikirannya untuk Kabupaten Brebes. 

Menurut Narjo, pada periode 2017-2018, Kabupaten Brebes Berhasil mengalami Peningkatan sebesar 1,26 persen. Hal tersebut diwujudkan dengan diraihnya penghargaan Kabupaten Layak Anak untuk Brebes.

Selain itu, lanjutnya, di tubuh pemerintahan, Pemkab Brebes meraih predikat B pada ajang Penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja (SAKIP) Award 2018, yang sebelumnya hanya berpredikat C.

Atas nama Pemkab, Narjo mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjalin sinergitas dan koordinasi. 

"Mari, warga perantau, kita berjuang bersama, beriringan langkah, menampung dan menyampaikan aspirasi warga Brebes kepada pemerintah yang kontrukstif dalam pembangunan daerah.

"Ramah dalam pergaulan di negeri rantau, juga bentuk partisipasi pembangunan daerah. Karena Brebes akan dikenal sebagai daerah dengan penduduk yang ramah, supel dan suka menolong," pungkasnya.

Ketua Masigab Carto menjelaskan, pihaknya sengaja mengumpulkan warga Brebes yang tengah berjuang di perantauan dalam satu ikatan silaturahmi sebagai wong Brebes dalam berbagai wadah kominitas.

"Sedikitnya 40 komunitas warga Brebes kumpul di sini," ucapnya.

Selain pemikiran dan bakti nyata, dalam waktu dekat Masigab akan membentuk Pokja Literasi Brebes. Langkah awal, dengan mengadakan pelatihan literasi penulisan potensi Brebes.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar