Nunggak Bayar Sewa, Dua Penghuni Rusun Diusir Paksa

  Kamis, 25 Juli 2019   Lilisnawati
Tim Eksekutor saat mengeluarkan barang-barang milik penghuni rusun yang nunggak, Kamis (25/7/2019). (Lilisnawati/Ayotegal.com)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM -- Akibat tidak taat membayar uang sewa, dua keluarga penghuni Rusunawa Kraton, Kota Tegal, harus rela diusir paksa oleh tim eksekutor yang dipimpin Kepala Disperkim Kota Tegal Eko Setyawan, Kamis (25/7/2019).

 

Isak tangis pun tak bisa disembunyikan ketika tim eksekutor mengeluarkan seisi rumah milik keluarga Zaenal penghuni Rusun di Blok B Lantai 3 dan Pendi di Blok A Lantai 2 dengan paksa.

AYO BACA : Tinjau Lokasi TMMD Tegal, Ini Pesan Pangdam IV Diponegoro

 

Baik Zaenal maupun Pendi beralasan bahwa menunggaknya mereka karena terhimpit ekonomi. Zaenal yang berprofesi sebagai buruh serabutan mengaku hanya cukup untuk kebutuhan istri dan ketiga anaknya.

Sementa Pendi yang berprofesi sebagai pemulung mengaku belum cukup untuk melunasi tunggakan sewa karena keuntungan sebagi pemulung tidak seberapa. Keduanya pun belum tahu akan pindah kemana lagi.

AYO BACA : PKK Ajak Orang Tua Waspadai Gangguan Mata Anak

Menurut mereka, mengeluarkan secara paksa merupakan tindakan yang tidak manusiawi. Sebab, Rusunawa itu sejatinya diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan di bawah Rp1 juta. Namun, kini sudah mulai banyak dihuni orang-orang mampu.

Saat dimintai keterangan, Kepala Disperkim Kota Tegal Eko Setyawan mengaku tindakan eksekusi tersebut sebagai bentuk peringatan tegas untuk memberikan efek jera bagi warga rusun yang tidak tertib membayar sewa.

"Sesuai etika birokrasi kita sudah sesuai prosedur teguran satu hingga tiga dan pernyataan kesanggupan. Aksi ini secara bertahap dan akan dievaluasi," terangnya.

Disampaikan Eko, penindakan tegas akan dimulai dari penghuni dengan jumlah tunggakan tertinggi.

AYO BACA : Manajer Persegal Bantah Tudingan Suporter

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar