Nekat Curi Motor, Residivis Kembali Dibui

  Senin, 12 Agustus 2019   Lilisnawati
Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah saat menunjukan sepeda motor hasil curian pelaku, Senin (12/8/2019).(Lilisnawati Ayotegal.com)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM-- Melihat sepeda motor dengan kunci masih tergantung, seorang residivis kasus pencurian kembali nekat mencuri sepeda motor di warung di Jalan Demak 1 RT 04 RW 08, Margadana Kota Tegal, Senin (5/8/2019).

Dia adalah Uki Aji alias Toglek (26) warga Jalan Demak, Kecamatan Margadana, Kota Tegal.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah mengungkapkan aksi nekat tersebut bermula saat pelaku bersama saudaranya Irfan Fauzi (24) sedang membeli es di sebuah warung milik Ibu Entuti di Jalan Demak, Margada, Kota Tegal. 

AYO BACA : Dedy Yon Sapa Jemaah Haji Lewat Teleconference, Ini Pesannya

Kemudian, kata Kapolres, pelaku melihat motor yang kuncinya masih menempel. Melihat itu, pelaku spontan mempunyai niat jahat. 

\"Pelaku kemudian menaiki dan mendorong motor tersebut ke sebuah Gang. Kemudian dititipkan ke penitipan notor di depan Terminal Tegal,\" ujar Kapolres, Senin (12/8/2019).

Untuk melancarkan aksinya, Uki menugaskan saudaranya untuk menunggu dan mengawasi sambil duduk di sepeda motor miliknya di tempat lokasi.

AYO BACA : PDAM Brebes Masih Terkendala Bahan Baku Air

\"Menyadari motornya sudah tidak ada, kemudian korban diberi tahu pemilik warung kalau motornya dibawa orang. Kemudian korban langsung melapor ke Polsek Sumurpanggang,\" tuturnya. 

Menurut Kapolres, tak butuh waktu lama untuk petugas menemukan sepeda motor korban. 

\"Setelah ada laporan, petugas kemudian menyisir di wilayah TKP dan motor berhasil ditemukan. Untuk tersangka sendiri diamankan dirumahnya,\" ucapnya. 

Dari keterangan pelaku, hasil curian tersebut hendak dijual untuk kebutuhan sehari-hari. 

Sementara berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku merupakan residivis kasus pencurian, karena sebelumnya pelaku pernah masuk bui atas kasus pencurian dompet. 

\"Ketika dikonfirmasi mereka berdua ternyata bersaudara. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman kurang lebih lima tahun,\" jelasnya. 

AYO BACA : Pedang Pora Iringi Wakil Danyonif 407 Pindah Satuan

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar