Jaringan Bisnis Sepeda Motor Baru Abal-abal Terbongkar

  Kamis, 15 Agustus 2019   Dwi Ariadi
Wakapolres Tegal Kompol Arianto Salkery menunjukkan barang bukti sepeda motor yang direkondisi seperti baru. (Dwi Ariadi/ ayosemarang.com)

SLAWI, AYOTEGAL.COM -- Berkedok jualan sepeda motor baru, tiga tersangka ditangkap petugas Polres Tegal. Dari barang bukti yang diamankan, sepeda motor itu memang bentuknya baru masih terbungkus plastik, namun ternyata merupakan rekondisi body baru, tapi mesin rakitan. 

Barang bukti dikirim dari Jawa Barat yang akan dipasarkan ke wilayah Pemalang. Menurut Wakapolres Tegal Kompol Arianto Salkery, kasus tersebut terbongkar saat barang bukti empat unit sepeda motor diangkut dengan mobil bak terbuka grandmax B-9136-FAQ melintas di pintu masuk jalan tol Adiwerna pada dinihari sekitar pukul 03.00 WIB, 30 Juli 2019 lalu. Rencananya mau dibawa ke Pemalang.

AYO BACA : Tim Kemenkes Visitasi RSUD Kardinah Jadi Rumah Sakit Pendidikan

\"Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka tidak bisa menunjukkan surat kendaraan yang sah,\" kata Wakapolres, Kamis (15/8/2019).       
\nPetugas kemudian memeriksa tersangka Yohanes Lili (50) warga Desa Neglasari, Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Dia mengaku memesan motor kepada tersangka Agus Gumilar (37), Dusun Gunung Bangka Desa Sukamanah, Sindangkasih, Kabupaten Ciamis dan mengirim kepada Heri Setiawan (43) warga Desa Cigadung, Subang, Jawa Barat yang tinggal di Kelurahan Beji, Taman, Pemalang.

Ketika ditanya surat kendaraan, dia hanya bisa menunjukkan satu unit sepeda motor yang benar baru, sementara tiga unit lainnya tak dilengkapi surat kelengkapan. Petugas pun kemudian melakukan penyidikan.

AYO BACA : Fraksi Pantura Soroti Maraknya Pekat di Kota Tegal, Ini Jawaban Pemkot

Berdasarkan keterangan tersangka Agus, ia mengaku membeli sepeda motor bekas dengan mengubah sepeda motor menjadi baru. Selain itu, juga mereset kilometer menjadi 0 kembali.

Kepada petugas, Agus mengaku membeli sepeda motor bekas yang masih kredit dan belum lunas dengan kondisi tahun pembuatan maksimal tahun 2018 akhir. Sepeda motor tersebut untuk kemudian diubah seolah-olah sepeda motor masih baru dengan mengganti ban dan bodi serta jok yang masih terbungkus plastik.

Model perakitan dilakukan secara otodidak dengan belajar dari media online. \"Lihat video di online teknik dan caranya merekondisi motor agar tampak baru,\" katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka beserta barang bukti diamankan petugas Polres Tegal.

AYO BACA : Dua Calon Direktur Umum dan Kepatuhan PD BPR BKK Jalani Tes Wawancara

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar