Terlibat Pembunuhan, Dua ABG Diganjar 5 Tahun

  Selasa, 10 September 2019   Dwi Ariadi
Dua terdakwa di bawah umur disidang di PN Slawi, Selasa (10/9/2019). (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Dua pelaku kasus pembunuhan di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal  yang masih di bawah umur, NL (17) dan AI (15) divonis lima tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Slawi, Selasa (10/9/2019).

Putusan tersebut disampaikan oleh Majelis Hakim yang diketuai oleh Indirawati. Kedua terdakwa dihadirkan dalam sidang kasus pembunuhan dengan korban Nh (16) yang jasadnya ditemukan  dalam bentuk tulang belulang di dalam karung yang ditemukan pada bulan  Agustus lalu.

"Para anak (terdakwa) terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, turut serta melakukan kekerasan terhadap anak yang menyebabkan kematian. Menjatuhkan pidana penjara selama 5 tahun," kata Indirawati setelah membacakan berkas putusan secara bergantian oleh hakim anggota, Eka P Cahyo dan Diana Dewiani.

Menurut hakim,  keputusan vonis itu didasari  Pasal 80 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Selain memonis 5 tahun, hakim juga menetapkan terdakwa untuk wajib mengikuti pelatihan kerja di lembaga pembinaan anak selama 4 bulan di Lembaga Pemasyarakatan Anak di Kutoarjo, Purworejo.

Vonis tersebut lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni 6 tahun penjara. Beberapa hal yang meringankan terdakwa merasa bersalah dan mengakui perbuatannya. 

Selain itu, terdakwa juga belum pernah dihukum dan masih masih anak-anak. Menurut Hakim, selain karena dua terdakwa masih di bawah umur, pembunuhan itu juga ada andil dari pelaku lain yang sudah dewasa.

Atas putusan ini, JPU Ni Luh Made Arie Adiningsih menyatakan akan memikirkan kembali vonis itu. Dia diberi waktu selama sepekan ke depan, apakah mau mengajukan banding atau tidak. 

"Kami laporkan dulu ke pimpinan," katanya.

Adapun kuasa hukum terdakwa, Harnawan Sukma Mardiana menerima putusan hakim tersebut.

"Kami menerima putusan ini karena hukuman itu sudah sesuai dengan perbuatan anak itu," tandasnya. 

Sementara itu, selama mengikuti sidang yang berlangsung sekitar 1,5 jam dari pukul 12.00 WIB hingga sekitar pukul 13.30 WIB, kedua terdakwa mengikuti sidang dengan lancar sembari terus menutupi wajahnya dengan hijab. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar