Wajah Baru Pantai Muarareja dari Kumuh Menjadi Primadona

  Rabu, 11 September 2019   Lilisnawati
Seorang pengunjung sedang menikmati spot foto di Pantai Muarareja, Rabu (11/9/2019). (Lilisnawati Ayotegal.com)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM-- Butuh waktu enam tahun, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Muara Indah untuk bisa menyulap pantai Muarareja menjadi sebuah objek wisata andalan baru di Kota Tegal.

Sebelumnya, pantai yang dikenal dengan sebutan eM Je itu merupakan pantai biasa yang kumuh, becek dan tidak terawat.

Namun, seiring berjalannya waktu, masyarakat Kelurahan Muarareja mulai tergugah dan sadar tentang pariwisata dan berhasil mengubah wajah baru pantai Muarareja.

Memasuki kawasan pantai, masyarakat akan dimanjakan dengan suara ombak dan semilirnya angin.

AYO BACA : Pesona Pasar Sawah di Luwijawa, Warung Model Gubuk Bayar Pakai Koin

Berbagai spot untuk swafoto juga sudah disediakan Pokdarwis untuk mengabadikan momentum kebersamaan para pengunjung.

Pantai yang baru diresmikan oleh Wali Kota Tegal itu cocok untuk menikmati hari libur bersama keluarga, teman dan saudara.

Selain harga tiket masuknya yang murah yaitu Rp 2.000 per orang, harga makanan di pantai eM Je pun masih tergolong pas di kantong.

Bukan hanya itu, bagi para pecinta mancing, pantai eM Je juga menjadi salah satu pilihan. Sebab, di dekat pantai terdapat tempat untuk menyalurkan hobi mancing anda.

AYO BACA : Ngobrol Jazz Bersama Trie Utami di Slawi

Ketua Pokdarwis Muarareja Indah Ranyan (41) mengatakan, pantai eM Je mempunyai konsep yang berbeda dari tempat wisata yang lainnya, yakni tetap menjaga harga makanan dan tiket masuk.

\"Harga makanan kita jaga, tiket masuk hanya Rp 2.000 per orang dan pengunjung tidak dikenakan biaya parkir, baik motor maupun mobil,\" ujarnya saat ditemui ayotegal.com, Rabu (11/9/2019).

Selain itu, lokasinya cukup strategis sehingga mudah dijangkau masyarakat dari berbagai wilayah, mulai dari Brebes, Slawi dan Pemalang.

Menurutnya, terdapat sedikitnya 97 warung yang menawarkan menu spesial pantai eM Je, di antaranya mendoan, rujak dan ikan bakar.

Ke depan, pihaknya pun akan menambah fasilitas umum seperti taman bermain anak-anak.

Untuk menghindari perbuatan asusila di pantai eM Je, pihaknya pun ketat dalam memberikan pengamanan.

\"Setiap menjelang pukul 18.00 WIB, ada petugas kita yang menyisir dari ujung timur sampai ujung barat pantai,\" katanya. 

AYO BACA : Jumadi Hadiri Pencanangan TNI Manunggal KB Kesehatan di Klaten

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar