Budidaya Varian Baru Ulat Sutera Menjanjikan, Simak Begini Caranya

  Selasa, 22 Oktober 2019   Dwi Ariadi
Benang sutera ulat Usseri (Istimewa)

SEMARANG, AYOTEGAL.COM -- Kabar baru bagi para peternak atau peminat usaha peternakan sederhana dengan hasil yang menjanjikan. Di Indonesia sedang dikembangkan budidaya ulat sutra sejahtera Eri (Usseri).

Ini adalah varian baru ulat sutra pemakan daun singkong, daun ketela, dan daun jarak. Varian ini cocok dengan alam Indonesia karena ketersediaan pakan yang melimpah. Cara budidayanya juga mudah dan praktis.

Menurut Zaini Bisri dari PT Pokal Media Utama, mitra dari wakil Usseri Nasional, hasil budidaya ulat sutra jenis ini punya nilai tambah yang berlipat dan nilai jual yang tinggi.

Kokon (kepompong) berupa kapas yang lentur, mudah disobek, sehingga entung (puppa) bisa dikeluarkan dari kepompongnya.

"Ulat jenis ini beda dari ulat sutra pemakan daun murbey yang kapasnya keras, tidak bisa disobek, berakibat puppa tidak bisa dimanfaatkan," katanya.

Dijelaskan, puppa ulat sutra Usseri bisa diproses menjadi makanan yang bergizi dan kaya protein. Bisa pula diproduksi menjadi pakan ternak yang berkualitas tinggi.

Belum lagi jika kapasnya sudah diproses dan dipintal menjadi benang sutra akan memiliki nilai jual tinggi, karena harga kain sutra sangat mahal. Sementara kebutuhan benang sutra nasional masih tinggi. Kebutuhan per tahun sebanyak 700 ton, baru terpenuhi dari produksi domestik sebesar 250 ton. Selebihnya masih impor.

Dalam rangka peningkatan produksi benang sutra nasional, saat ini mulai digalakkan budidaya ulat Usseri dimulai dari wilayah Jawa Tengah. Sebagai langkah awal akan diadakan Pelatihan Budidaya dan Pembekalan Agensi Ulat Sutra Usseri Se-Jateng di Semarang, Sabtu, 9 November 2019. Peminat bisa menghubungi Bp. Zaini Bisri (PT. Pokal Media Utama) di Nomor WA 089655059247. (Dwi Ariadi)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar