Prof Sukestiyarno Ingatkan Tantangan Guru Hadapi Literasi Abad 21

  Selasa, 05 November 2019   Dwi Ariadi
Seminar Nasional Strategi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 di GOR Graha Sagara Nispati SMA Negeri 1 Salem, Senin (4/11/2019). (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

BREBES, AYOTEGAL.COM- Guru Besar Universitas Negeri Semarang (Unnes)  Prof YL Sukestiyarno mengungkapkan, menghadapi era revolusi industri 4.0, guru harus kompetitif. Pasalnya, kecepatan berpikir dan pengetahuan siswa akan semakin melampau kecerdasan guru.

Hal itu disampaikan dalam Seminar Nasional Strategi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0, GOR Graha Sagara Nispati SMA Negeri 1 Salem, Senin (4/11/2019).

AYO BACA : Menilik Kehidupan Kampung Tirang di Pinggiran Kota Tegal

Dikatakan, kalau guru tidak berkompetisi dengan waktu dan pengetahuan maka akan terlindas oleh perkembangan zaman, termasuk mengusasai teknologi informasi.

Dia menegaskan, ke depan guru harus bisa menghadapi pembelajaran yang jauh lebih profesional dan penerapan materinya dalam pembelajaran.

AYO BACA : Pedagang Pasar Pagi Gelar Aksi, Tolak Kenaikan Retribusi dan Sewa

\"Ke depan guru harus memiliki kompetensi yang baik untuk menghadapi era industri 4.0 atau literasi abad 21 yang sangat kompleks,\" tegas Sukestiyarno.

Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Bambang Supriyono mengatakan, bahwa era revolusi industri 4.0, guru harus membekali diri dengan ilmu dan pengetahuan modern. Juga harus siap secara mental serta memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara mendidik siswa di era revolusi industri 4.0.

Ketua panitia Amir Hasim menjelaskan, seminar nasional bertujuan mempersiapkan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berkualitas dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Selain itu,  meningkatkan SDM Guru yang ada di wilayah Kecamatan Salem Kabupaten Brebes, sehingga kualitas pendidikan akan semakin baik dan berkualitas, serta terbentuknya peserta didik yang kreatif, kritis, kolaboratif, dan komunikatif.

Seminar dibuka Kepala SMA Negeri 1 Salem, Nurokhman  yang menekankan kalu seorang guru itu harus profesional,  harus siap menghadapi era industri 4.0 agar tercipta dunia pendidikan yang profesional.

Seminar nasional yang baru kali pertama kali digelar di Kecamatam Salem itu diikuti 150 peserta yang terdiri dari guru SD/MI, SMP/Mts, SMA/SMK/MA se Kecamatan Salem.

AYO BACA : Komunitas Work Life Balance Populerkan Ngobras di Meja Kopi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar