Kukuhkan Dewan Pendidikan, Bupati Umi Singgung Soal Kekerasan Pelajar

  Kamis, 07 November 2019   Dwi Ariadi
Bupati Tegal Umi Azizah bersama plt Kepala Dinas DIkbud, Wasari foto bersama dengan anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal masa bakti 2019-2024 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Kamis (7/11/2019).

SLAWI, AYOTEGAL.COM-  Bupati Tegal Umi Azizah mengukuhkan 11 anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal masa bakti 2019-2024 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Kamis (7/11/2019).

Dalam kesempatan itu, Bupati Umi menginginkan agar anggota Dewan Pendidikan bisa segera bekerja, peka menangkap situasi serta arah kebijakan pendidikan nasional dan implementasinya di Kabupaten Tegal.

\"Tantangan dunia pendidikan kita tidaklah ringan. Ada sejumlah permasalahan mendasar yang tidak hanya menjadi perhatian serius kita, tapi juga harus bisa dicegah dan ditanggulangi bersama-sama\", kata Umi.

AYO BACA : Datangi Disnakerin, SBMI Tegal Tagih Penyelesaian Gaji ABK yang Belum Terpenuhi

Umi mencontohkan, ada kekerasan pelajar seperti tawuran yang sudah menggunakan senjata tajam. Pelajar yang tidak hanya kedapatan membolos, tapi juga minum-minuman keras, ditambah lingkungan pergaulannya yang bebas menjerumuskan sebagian kalangan pelajar tidak lagi malu berbuat asusila.

Umi berharap hadirnya Dewan Pendidikan sebagai lembaga pengawas mampu bekerja secara profesional, bisa memberikan telaah kritis serta masukan konstruktif yang tidak hanya menyangkut peningkatan mutu layanan pendidikan, tapi juga evaluasi penyelenggaraan pendidikan secara menyeluruh untuk mengatasi persoalan di lapangan.

\"Semua ini harus kita sikapi sebagai sebuah tantangan. Secepatnya kita harus bergerak menyesuaikan, memulai bekerja dengan cara-cara baru untuk mendapatkan hasil yang berbeda, hasil yang luar biasa dan tidak terjebak pada rutinitas\", katanya.

AYO BACA : Pemkab Brebes Gelar Workshop Pemberdayaan UMKM

Umi juga menyinggung soal masih adanya pengaduan masyarakat yang masuk melalui SMS maupun Aplikasi Android Lapor Bupati Tegal perihal pungutan di luar ketentuan yang dinilainya memberatkan orang tua siswa. Umi mencontohkan iuran pembelian komputer dan karya wisata di salah satu SMP di Margasari yang tidak memberikan adanya ruang keringanan bagi para orang tua siswa tidak mampu.

\"Saya minta Dewan Pendidikan peka soal ini, kaji peran komite sekolahnya dan berikan solusi jitu yang itu bersifat general, supaya masalah pembebanan biaya pendidikan di sekolah ini tidak memicu anak putus sekolah\", tegasnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Was'ari mendukung terbentuknya Dewan Pendidikan ini sebagai mitranya dalam bekerja. \"Saya berharap ada kolaborasi kerja yang terbangun. Jangan hanya melaporkan masalah dari bawah saja, tapi juga harus ikut memikirkan solusinya\", ujar Was'ari.

Adapun susunan kepengurusan Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal 2019-2024 ini adalah Waidi sebagai ketua, Bambang Arisyanto sebagai wakil I, Saefudin sebagai wakil II. Sedangkan untuk anggotanya terdiri dari Haryono, Khayun Badriah, Teguh Wibowo, Faizin, Nur Hadi, Kamal Fuadi, Itmam Aulia Rakhmah dan Taufik Hidayat.
\nUsai dikukuhkan, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal Waidi mengungkapkan pihaknya akan segera bekerja, dimulai dari penguatan seluruh stakeholder dan pendampingan menuju mutu pendidikan yang diharapkan untuk kemudian fokus pada realisasi mutunya.

AYO BACA : Lagi, Global Wakaf-ACT Bangun Sumur Wakaf di Penghujung Kemarau

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar