Ratusan Orang Kena Tipu Pengawas CPNS Gadungan

  Jumat, 08 November 2019   Lilisnawati
Anggota Satreskrim menunjukan tersangka dugaan penipuan pendaftaran CPNS. (Istimewa)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM-Tim Satuan Reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Tegal Kota berhasil membekuk Sugiyanto alias Sugiyanto Joyo Kusumo (60) warga Jalan Tengiri, Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta.

Dia merupakan seorang yang mengaku sebagai pengawas pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.

Kasatreskrim Polres Tegal Kota AKP Agus Budi Yuwono, mengatakan, Sugiyanto ditangkap lantaran diduga menipu dan menggelapkan uang pelicin pendaftaran CPNS.

AYO BACA : Ditjen Kanwil Jateng Sebut Predikat WTP Wujud Good and Clean Government

"Seperti yang dilaporkan korban SKR (56) warga Tirto, Pekalongan. Korban yang akan mendaftarkan anaknya kena tipu pada pendaftaran CPNS tahun 2012-2013," katanya, saat dikonfirmasi Kamis (7/11/2019).

Dari keterangan saksi korban dan saksi lainnya, ditemukan barang bukti yaitu jumlah korban penipuan dan penggelapan uang mencapai lebih dari 413 orang. Namun, baru satu yang melaporkan.

"Dalam sepak terjangnya, tersangka mengaku sebagai pengawas pendaftaran CPNS di BKN untuk menipu korban-korbannya," terangnya.

AYO BACA : Pengadaan Barang dan Jasa di Kota Tegal Siap Gunakan Produk Lokal

Dirinya, kata Agus, meminta uang puluhan juta rupiah kepada para korban untuk bisa lolos seleksi CPNS. Sugiyanto mematok harga yang berbeda-beda sesuai jenjang pendidikan.

"Untuk lulusan SMA ada yang dimintai Rp 60 juta hingga Rp 80 juta. Lulusan D3 atau Ahli Madya sebesar Rp 85 juta. Sedangkan lulusan Sarjana dimintai Rp 90 juta," jelasnya.

Menurutnya, hasil kejahatan tersangka digunakan untuk foya-foya. Di antaranya membeli tiga rumah di Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal yang nilainya lebih dari Rp 2,7 miliar.

"Setelah memburu lebih dari dua tahun, Sugiyanto ditangkap di rumahnya di Sleman, Yogyakarta pada Jumat (4/10/2019)," ujarnya.

Kini, tersangka telah ditahan dan dititipkan di Lapas Kelas II B Tegal.

"Kasus akan terus kami kembangkan, kemungkinan ada tersangka lain, tapi penyidik harus mengumpulkan bukti kuat lainnya," pungkasnya.

AYO BACA : Belasan Penghuni Kos Diciduk Petugas Gabungan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar