Bule Asal Kolombia Kampanye 'Zero Waste Plastic' di Tegal

  Senin, 02 Desember 2019   Dwi Ariadi
Adriana Maria Olarte, relawan asal Kolombia (kanan) foto bersama dengan Bahtiar Djanan dari tim Hidora. (Ayotegal.com/Dwi Ariadi)

BALAPULANG, AYOTEGAL.COM -- Ada sosok seorang wanita bule dalam peluncuran Wisata Sawah Batu di Desa Bukateja, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Sabtu (30/11/2019) lalu.

Dia adalah Adriana Maria Olarte, relawan yang bergabung dalam Hidora. Adriana, demikian ia dipanggil asal Kolombia, Amerika Selatan ini bergabung bersama pemain musik yang lain.

Selain bermain musik, Adriana berperan aktif mendesain wisata desa itu ramah lingkungan tidak menggunakan bahan-bahan plastik.

Ditemui Ayotegal.com di sela-sela kegiatan, Adriana mengaku dirinya sengaja untuk memberikan pengertian akan bahaya sampah plastik kepada warga desa. Program itu dikenal dengan 'Zero Waste Plastic'.

''Semua bisa diawali dari pribadi kemudian meluas ke komunitas,"katanya.

Lulusan ISI Yogyakarta ini menyampaikan, sebagian besar masyarakat belum berpikir efsk dari sampah plastik yang berbahaya terhadap lingkungan karena tidak bisa terurai.

''Rata-rata hanya berpikir praktis. Sementara dampaknya sangat berbahaya," ujarnya. 

Bersama dengan kelompok Hidora, dia mengedukasi masyarakat dari tempat wisata dan masyarakat pedesaan.

Bahtiar Djanan dari Hidora menambahkan, konsep wisata desa di Bukateja erdapat bangunan lapak berbahan bambu yang disediakan untuk para pedagang kuliner lokal desa. 

Berbagai kuliner disajikan untuk pengunjung dengan kemasan tradisional, menggunakan daun, piring lidi, takir, dan sejenisnya, tanpa plastik. Konsep utamanya adalah zero plastic waste (tanpa sampah plastik).

'Zero Waste Plastic' menjadi sebuah tema yang digagas untuk mengedukasi masyarakat dan pengunjung wisata, agar tumbuh kesadaran untuk meminimalisasi penggunaan plastik kemasan. (Dwi Ariadi)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar