Brebes Targetkan 2020 Capai ODF

  Kamis, 05 Desember 2019   Dwi Ariadi
Deklarasi ODF dan penandatangan komitmen bersama menuju Brebes ODF Tahun 2020, di Pendopo Brebes.

BREBES, AYOTEGAL.COM - Bupati Brebes Idza Priyanti mengajak  masyarakat Brebes yang belum memiliki jamban untuk segera membuat.
\nHal itu penting dilakukan agar 2020 Kabupaten Brebes mencapai Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.

“Kita sudah Bebas ODF 134 desa, sedangkan yang belum ODF, 158 desa. Ini perlu kita tuntaskan bersama sehingga permasalahan kesehatan terutama stunting bisa kita atasi juga,” kata Bupati saat Deklarasi ODF dan penandatangan komitmen bersama menuju Brebes ODF Tahun 2020, di Pendopo Brebes, Selasa (3/11/2019).

Dikatakan Idza, ODF membutuhkan semangat dan dukungan bersama, terutama wilayah pedesaan masih belum memiliki pemahaman kalau buang air besar sembarangan itu tidak sehat dan mencemari lingkungan sekitar.

AYO BACA : FKDT Brebes Bedah UU Pesantren, Ini yang Perlu Digarisbawahi

Dengan percepatan ODF, maka 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bisa diwujudkan.“Deklarasi jangan sekadar formalitas saja, tapi harus ada aksi nyata,” tegasnya.

Kasi Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Danny Setiawan menginformasikan, di Jawa Tengah ada 12 daerah yang kini telah bebas BAB sembarangan.

Deklarasi ODF perdana dilakukan Kabupaten Grobogan pada 2016. Selanjutnya 2017, ada empat daerah yang mendapat penilaian ODF, yakni Wonogiri, Karanganyar, Boyolali, dan Sukoharjo.

AYO BACA : 40 Wirausaha Baru di Tegal Dilatih Jadi Juragan Keripik Standar Ekspor

Pada 2018 berkembang menjadi tujuh daerah mendeklarasikan ODF, yakni Kota Semarang, Kota Solo, Kabupaten Semarang, Rembang, Sragen, Jepara, dan Kendal.

“Pada 2019 sebanyak lima daerah, yaitu Salatiga, Kudus,Klaten, Temanggung, dan Klaten sudah mendapat penilaian ODF,” ungkapnya.

Dia berharap, 2020 sebanyak 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah sudah menjadi wilayah ODF atau Setop BAB Sembarangan. Target itu diakuinya, memerlukan perjuangan cukup berat karena masih ada 23 kabupaten/kota yang belum melakukan deklarasi ODF.

Dikatakannya, menggunakan jamban yang baik merupakan upaya pencegahan penularan penyakit hepatitis, tipes, dan kolera.
\nKepala Dinas Kesehatan Brebes dr Sartono menambahkan, bahwa ODF merupakan program Menteri Kesehatan tentang strategi sanitasi berbasis masyarakat. Daerah yang berhasil mendapat pengakuan sebagai daerah yang menjaga hidup sehat dan bersih. Maka, dokter Sartono menargetkan 2020 tidak ada lagi orang Brebes yang buang air besar di sembarangan tempat.

AYO BACA : Kelas Legislatif di Titis Manganti, Milenial Blak-blakan Bicara Politik

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar