FKS Populerkan Tanam Pohon Lerak di Kabupaten Tegal

  Kamis, 12 Desember 2019   Dwi Ariadi
Penanaman pohon lerak menjadi pilot poject Forum Kewirausahaan Sosial (FKS) di SMK 2 Slawi, Kamis (12/12/2019). (Ayotegal.com/Dwi Ariadi)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Tanaman lerak kini dipopulerkan di wilayah Kabupaten Tegal. Tanaman yang biasa digunakan sebagai bahan sabun itu, Kamis (12/12/2019) menjadi pilot poject Forum Kewirausahaan Sosial (FKS) yang baru saja dilantik di SMK 2 Slawi.

Secara simbolik, penanaman lerak dilakukan oleh Bupati Tegal Umi Azizah yang diwakili oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Suspriyanti dengan didampingi Ketua FKS Jateng, Kabul Subait dan Ketua FKS Kabupaten Tegal, Slamet Riyadi serta sejumlah pengurus FKS.

AYO BACA : Ingat! Mulai 1 Desember Dishub Berlakukan One Way di Simpang Jakarta

Menurut Suspriiyanti, tanaman lerak boleh dibilang baru untuk menjadi tanaman budidaya.

\"Tapi ini terobosan yang bagus. Sementara di tanam di lingkungan SMK 2 Slawi dan di wilayah Pagerbarang,\" ujarnya.

AYO BACA : 40 Wirausaha Baru di Tegal Dilatih Jadi Juragan Keripik Standar Ekspor

Melihat nilai manfaat dan ekonomis dari tanaman lerak, Suspriyanti mendukung, sebab lerak cukup banyak mamfaatnya, termasuk juga berguna bagi pembatik. 
\n\"Kerajinan batik Tegal sudah bagus, banyak perajin yang sudah eksis. Nah, lerak ini sangat manfaat,\" katanya.

Sebelumnya, di Aula SMK 2 Slawi, Ketua FKS Kabul Subait melantik pengurus FKS, selain Tegal juga terlantik pengurus dari Temanggung, Purbalingga, Banjarnegara, Kota Magelang,  Kabupaten Semarang, Pemalang, Kota Semarang dan Wonosobo.

Sementara Ketua FKS Kabupaten Tegal, Slamet Riyadi mengatakan, kehadiran FKS di Tegal untuk menjalankan program kewirausahaan sosial dengan melibatkan seluruh stakholder.

\"Banyak program yang kami rancang untuk selain menularkan virus wirausaha juga ada muatan sosial. Seperti kami juga melibatkan difabel sebagai bagian FKS, daur ulang sampah yang bisa menghasilkan. Inti dari kegiatan ini, wirausaha tidak hanya orientasi profit tapi juga bersifat sosial,\" jelaasnya.

AYO BACA : Komunitas Sastrawan Tegal Gelar Kongres Sastra Tegalan, Ini Maksudnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar