Awal Tahun 2020, Polresta Tegal Bekuk 4 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

  Senin, 13 Januari 2020   Lilisnawati
Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah didampingi Wakapolres dan Kasat Narkoba saat ungkap kasus penangkapan peredaran sabu di Kota Tegal, Senin (13/1/2020). (Lilisnawati/Ayotegal.com)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM-- Di awal tahun 2020, jajaran Satresnarkoba Polres Tegal Kota berhasil menangkap dan mengamankan empat orang pelaku penyalahgunaan narkoba. Satu di antaranya seorang residivis.

Keempat pelaku antara lain; Tio alias Simot (37) warga Desa Pesarean, Adiwerna, Kabupaten Tegal, Darsono alias Kopral (37) warga Wonosari, Pekalongan, Purwanto alias Gento warga Desa Klegen, Kabupaten Pemalang dan Devi Rosita (26) warga Kelurahan Randusari, Semarang.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah mengungkapkan, pelaku Tio dan Darsono merupakan penjual dan pembeli sabu.

\"Jadi si Tio ini beli sabu ke Darsono. Tio ditangkap di Jalan Martoloyo, Jumat (3/1/2020), ketika itu petugas kami menyamar dan menemukan satu paket sabu seberat 0,65 gram di sela-sela helmnya,\" terang Kapolres saat ungkap kasus penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba, Senin (13/1/2020).

AYO BACA : Prakiraan Cuaca: Kota Tegal Diguyur Hujan Saat Sore Hari

Menurutnya, dari keterangan Tio, petugas akhirnya berhasil mengamankan Darsono. Ia ditangkap di Pekalongan, Senin (6/1/2020).

Darsono yang bekerja sebagai tukang tekuk pipa frizzer kapal di Pekalongan mengaku hanya menjadi perantara dengan diberi keuntungan Rp50.000 tiap transaksi.

Selanjutnya, Tim Kobra Polres Tegal Kota juga berhasil mengamankan seorang residivis narkoba yakni Purwanto.

Sebelumnya, pada tahun 2013 ia ditangkap Polres Pemalang karena terlibat narkoba jenis ganja dan baru saja mengakhiri masa tahanan November 2018.

AYO BACA : Wali Kota Hingga Staf di Pemkot Tegal Kenakan Baju Adat Tegal

Kali ini, ia ditangkap karena kedapatan membawa delapan paket sabu siap edar, di Jalan Mayjend Sutoyo, Kota Tegal, Selasa (7/1/2020).

Dirinya mengaku hanya sebagai kuda atau kurir yang diberi upah Rp300.000 setiap mengirimkan barang tersebut.

Selain itu, Tim Kobra Polres Tegal Kota juga mengamankan Devi Rosita (26), seorang kurir yang hendak mengirimkan sabu ke Lapas Kelas II B Tegal, Sabtu (11/1/2020).

Ia bahkan nekat menyembunyikan sabu ke dalam celana dalamnya untuk mengelabuhi petugas.

Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat dengan pasal yang berbeda dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sementara atas torehan itu, Kapolres Tegal Kota mengapresiasi kerja keras Tim Kobra Polres Tegal Kota. Menurutnya, ini torehan yang bagus di awal tahun 2020.

AYO BACA : Hambat Aktivitas Nelayan Tegal, Kali Bacin Segera Dinormalisasi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar