Petugas Kebersihan Kota Tegal Dilatih Bikin Pelet dari Sampah

  Selasa, 14 Januari 2020   Lilisnawati
Petugas kebersihan tengah dilatih mengolah sampah menjadi pelet, Selasa (14/1/2020). (Ayotegal.com/Lilisnawati)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal memberikan pelatihan kepada puluhan petugas kebersihan di Kota Tegal membuat pelet dari sampah, di TPST Mintaragen, Selasa (14/1/2020).

Kasi Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Andry Hendratmoko mengatakan, pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang pengolahan sampah menggunakan sistem TOSS (tempat olah sampah setempat).

"Jadi, nanti seluruh TPST di Kota Tegal akan diarahkan menggunakan sistem TOSS atau mengubah sampah menjadi pelet," katanya.

Menurutnya, pelet yang dihasilkan bisa dijual ke industri sebagai bahan bakar. Namun, untuk bisa bekerjasama dengan industri, syaratnya volume pelet harus besar tiap harinya.

"Minimal dikirim ke industri sebanyak lima ton tiap harinya. Jadi ini kita gerakan pelatihan, dan ke depan alat bisa ditambah, semua TPST sudah memproduksi sehingga mampu bekerjasama dengan industri," tuturnya.

Harapannya, jika semua sampah sudah diolah di TPST masing-masing kelurahan, dengan begitu beban TPA bisa berkurang.

"Sementara ini, pelet yang dihasilkan masih dikumpulkan dan masih dipakai untuk lingkup rumah tangga saja. Karena pelet yang dihasilkan masih kecil," ungkapnya.

Sementara itu, Amim Mustoli (37) dari PT Tekno Inovasi Asia selaku pelatih mengatakan, pelet-pelet tersebut dihasilkan dari sampah organik dan anorganik.

"Untuk satu ton sampah bisa menghasilkan 500 kilogram pelet siap pakai," ujarnya.

Menurutnya, kegunaan pelet sendiri bisa dijadikan untuk bahan bakar, seperti pengganti batu bara atau pengganti kayu. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar