Bupati Tegal Siapkan Pensiun Dini untuk ASN Tak Produktif

  Rabu, 29 Januari 2020   Dwi Ariadi
Bupati Tegal Umi Azizah hadir dalam acara Rakor Penyampaian Arah Kebijakan Pembangunan Kabupaten Tegal Tahun 2021 di Gedung Dadali Bappeda Kabupaten Tegal, Selasa (28/1/2020).

SLAWI, AYOTEGAL.COM-- Bupati Tegal Umi Azizah akan membangun sistem birokrasi yang bersih, terbuka, akuntabel dan efektif dalam melayani masyarakat.

Salah satunya dengan memaksimalkan produktivitas tenaga fungsional ASN dengan didukung sistem pengawasan internal yang andal. Dengan demikian, penerapan reward and punishment untuk ASN dapat dijalankan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Tegal Umi Azizah saat acara Rakor Penyampaian Arah Kebijakan Pembangunan Kabupaten Tegal Tahun 2021 di Gedung Dadali Bappeda Kabupaten Tegal, Selasa (28/1/2020).

Dikatakan oleh Bupati, pada tahun 2021 pensiun dini dapat diterapkan bagi para ASN yang tidak produktif lagi.

AYO BACA : Bantuan untuk Korban Terdampak Banjir Brebes Terus Mengalir

\"Atau sudah tidak mau meneruskan karya di pemerintahan, diminta secara sukarela untuk mengundurkan diri dengan sejumlah pesangon,\" kata Umi.

Menurut Umi, ASN zaman sekarang sudah saatnya dinilai dari kinerja substantifnya, bukan semata ketaatan administrasi. Sehingga di tahun 2020 ini dan 2021 perlu berinvestasi lebih di bidang pengembangan kapasitas sumber daya ASN karena untuk menuju pemerintahan 4.0, diperlukan perangkat birokrasi yang modern.

\"Saya tidak ingin, pada tahun 2021 masih ada ASN kita yang belum menguasai penggunaan teknologi informasi dan aplikasi yang menunjang kerja-kerja e-government,\" tegasnya.

Untuk itu, Umi menitip pesan kepada seluruh dinas untuk merancang pelatihan yang lebih bersifat teknis yang diperlukan untuk saat ini dan ke depan. 

AYO BACA : Bupati Tegal Temukan Indikasi Pelanggaran Izin Pemanfaatan Limba B3 di Karangdawa

Umi mencontohkan, pelatihan webmaster di masing-masing OPD yang dapat mendongkrak kinerja publikasi program dan kegiatan di setiap OPD.
\nUmi menyinggung kaitannya kebijakan investasi, bahwa di tahun 2021 dapat memetakan aset milik Pemkab Tegal terutama tanah yang dapat dijual.

\"Kita pasarkan untuk dikerjasamakan dengan para investor karena kita melihat banyak aset strategis kita yang tertidur dan mangkrak. Bahkan yang posisinya di dalam kota saja malah terlihat tak terurus dan malah justru menjadi sampah visual. Pun di bidang aset, saya belum melihat ada gerakan apapun soal rencana pemanfaatan aset ini,\" terangnya.

Pada momentum baik ini, tak lupa orang nomor satu di Kabupaten Tegal itu mengapresiasi kinerja dinas-dinas yang telah merespon baik dalam pelayanan publik. Di antaranya, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PU, Dinas Perhubungan serta Dinas Lingkungan Hidup.

Di sisi lain, Umi juga meminta agar kinerja pelayanan di RSUD dr Soeselo untuk lebih ditingkatkan kembali.

\"Karena banyak sekali keluhan dari masyarakat tentang RSUD dr Soeselo soal pelayanan IGD. Sehingga ke depan, saya pesan kepada Pak direktur untuk memperbaikinya, merombak total jika perlu dan pilih personel mulai dari keamanan, recepsionis, hingga dokter dan tenaga medisnya yang cakap, yang profesional dan murah senyum. Dan arahan ini berlaku untuk seluruh OPD pelayanan, tanpa terkecuali,\" tandasnya.

AYO BACA : Dedy Yon Minta Pejabat Kota Tegal Tingkatkan Kinerja dan Bertanggung Jawab

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar