Pencanangan Zona Integritas, Umi Azizah Ajak ASN Pemkab Tegal Komitmen Tolak Suap

  Kamis, 13 Februari 2020   Dwi Ariadi
Pencanangan Zona Integritas di Lingkungan Pemkab Tegal Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di ruang rapat Bupati Tegal Umi Azizah, Rabu (12/2/2020)

SLAWI, AYOTEGAL.COM -- Pencanangan Zona Integritas di Lingkungan Pemkab Tegal Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) digelar di ruang rapat Bupati Tegal Umi Azizah,  Rabu (12/2/2020).

Dalam pencanangan tersebut, Umi menegaskan, perbaikan sistem dan tata kelola birokrasi yang akan dinilai adalah budaya kerja yang dibangun, manajemen sumber daya manusia dan peningkatan kualitas layanan.

Bupati Umi menyoroti RSUD dr Soeselo Slawi. Guna memantau kerja para pegawai salah satunya adalah menambah kamera CCTV di seluruh sudut ruangan IGD. Dengan demikian, jika menerapkan sanksi, memberikan punishment, semuanya terukur. Hal yang sama juga perlu diterapkan di semua unit kerja pelayanan publik, termasuk di Disdukcapil.

"Pak direktur tidak perlu ragu-ragu untuk mengambil tindakan tegas kepada para pegawainya yang tidak menerapkan pola pelayanan prima, tidak ramah dan tidak menggunakan sistem informasi ketersediaan ruang inap sehingga pasien merasa ditelantarkan selama berjam-jam karena menunggu ruangan kosong," tutur Umi.

Sejalan dengan itu, lanjut Umi, kunci sukses pembangunan zona integritas juga terletak pada niat yang diikat dalam sebuah komitmen yang kuat dan sungguh-sungguh dari jajaran aparatur.

Umi yang hadir didampingi Wakil Bupati Sabililah Ardie itu mengajak seluruh ASN dan staf lingkungan Pemkab Tegal untuk memiliki iktikad yang baik, niatan yang sungguh-sungguh untuk membangun sistem yang baik. 

"Ada komitmen dari jajaran pimpinan dan seluruh staf untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dengan birokrasinya yang bersih dan siap melayani dengan baik. Melayani masyarakat secara mudah, cepat, terbuka dan profesional," tegasnya.

Bupati juga mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk tidak menerima suap atau uang tips dari siapapun tanpa terkecuali. Apalagi menerima uang tips demi sebuah pelayanan prima.

"Karena Bapak Ibu sudah digaji oleh negara dan tugas panjenengan itu sebagai abdi negara untuk melayani masyarakat sudah sepatutnya kita menghindari budaya seperti itu,"tandas Umi.

Dalam acara ini terdapat pembacaan ikrar oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono, yang diikuti oleh seluruh Kepala OPD serta camat se-Kabupaten Tegal. Dilanjutkan penandatangan ikrar zona integritas oleh Bupati, Wabup, Sekda serta Kepala OPD dan Camat, yang disaksikan oleh Kapolres Tegal M Iqbal Simatupang serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Slawi.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Tegal Sholikin berharap pencanangan zona integritas ini tidak hanya menjadi slogan semata, tetapi harus terdapat bukti nyata demi tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik.(Dwi Ariadi) 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar