Mulai Maret 2020, Kawasan Stasiun Kota Tegal Bebas PKL

  Senin, 17 Februari 2020   Lilisnawati
Pemerintah Kota Tegal bersama PT KAI tengah memberikan sosialisasi kepada ratusan PKL di kawasan Stasiun Tegal, Senin (17/2/2020). (Ayotegal.com/Lilisnawati)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM -- Pemerintah Kota Tegal bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan sosialisasi kepada ratusan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stasiun Tegal, di pendopo Kecamatan Tegal Timur, Senin (17/2/2020).

Tujuannya, memberikan informasi kepada PKL tentang rencana revitalisasi kawasan Stasiun Tegal yang akan dimulai Maret 2020.

"Pertemuan pagi ini kita laksanakan dalam rangka sosialisasi yang pertama kepada pedagang di kawasan stasiun Kota Tegal," kata Senior Manager Pengamanan PT KAI Daop 4 Supardi saat memberikan sambutan pada sosialisasi rencana revitalisasi kasawan Stasiun Tegal, Senin (17/2/2020).

Menurutnya, program revitalisasi kawasan stasiun sudah lama direncanakan untuk mewujudkan Kota Tegal menjadi kota tujuan wisata dan menjadi kota yang indah.

"Pemerintah Kota Tegal dan PT KAI sudah bekerja sama untuk menata kawasan stasiun. Sehingga diharapkan dalam pembangunan nanti, warga di sekitar Stasiun Tegal memahami tujuan pembangunan itu," ujarnya.

Ia mengatakan, kawasan Stasiun Tegal akan dijadikan taman yang bisa menarik pengunjung yang datang ke Kota Tegal.

"Pemkot akan mengemas bagaimana Kota Tegal akan menjadi indah, kita bersama-sama membangun Kota Tegal ini bagaimana bisa dikenal di Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum PT KAI Abu Choir menambahkan, PKL yang terdampak di antaranya di sepangjang Jalan Pancasila, bundaran Taman Pancasila, pasar burung dan pasar ikan.

"Awal Maret sudah harus steril. Karena pembangunan akan dimulai pada bulan April 2020," jelasnya.

Terkait PKL di kawasan tersebut, Plt Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal Herlien Tjokrowati mengatakan, seluruh PKL yang berada di kawasan Stasiun Tegal akan direlokasi. Termasuk pasar burung dan pasar ikan.

"Untuk PKL di bundaran Taman Pancasila, depan gedung Birao, dan sebelah utara parkir mobil stasiun akan dimasukan ke pasar sore alun-alun. Ada 113 los yang kosong," ungkapnya.

"Meski banyak yang kosong, tapi los tersebut sudah ada pemiliknya. Nanti kita undang pemilik los yang sudah tidak ditempati supaya bisa ditempati pedagang yang terdampak," katanya.

Sedang pasar burung dan pasar ikan akan dipindahkan ke sebelah barat gedung PPIB Kota Tegal. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar