Jumadi Paparkan Upaya Kota Tegal Menuju 5G

  Rabu, 11 Maret 2020   Lilisnawati
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi saat menjadi narasumber Indonesia 5G Ecosystems Conference 2020, Selasa (10/3/2020) (Humas Pemkot Tegal).

JAKARTA, AYOTEGAL.COM -- Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, menjadi salah satu narasumber Indonesia 5G Ecosystems Conference 2020 yang berlangsung di Golden Hotel, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Dalam kesempatan itu, Jumadi memaparkan materi Government Readiness to 5G.

Jumadi membeberkan apa yang telah diaplikasikan oleh Pemerintah Kota Tegal menggunakan paradigma penggunaan teknologi informasi dalam rangka menuju smart city.

Antara lain, inovasi layanan dokumen kependudukan Jakwir Cetem. Melalui inovasi itu, dokumen kependudukan masyarakat bisa diantarkan ke rumah masing-masing.

Kemudian inovasi layanan gawat darurat Lekon Tangi, yaitu inovasi dalam penanaganan kegawatdaruratan medis pra rumah sakit.

Adapula inovasi layanan lansia yang diberi nama Jempolan untuk pengantaran makanan bagi lansia menggunakan transportasi online dan tanda tangan elektronik (digital signature, e-sign) yang sudah diaplikasikan di 27 kelurahan.

Selain itu, ada juga pemanfaatan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebagai Lampu Jalan Pintar (Smart Street Light) dan CCTV & Video Analitics untuk penanganan banjir yang sering terjadi di Kota Tegal.

Jumadi menegaskan pentingnya kolaborasi antara vendor, pemerintah pusat dan daerah dan pihak-pihak yang berkepentingan untuk membangun infrastruktur dan mempersiapkan hal-hal yang bisa dimanfaatkan.

Misalnya aplikasi yang terus-menerus digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Seperti pelayanan KTP, pelayanan lansia, digital signature, dan lain sebagainya. Ini hal-hal yang disiapkan untuk menyongsong penerapan era 5G nanti," ungkapnya.

Menurut Jumadi, di Kota Tegal juga sudah ada masterplan dan juga roadmap infrastruktur No 10/2018, jaringan serat optik sudah menghubungkan empat kecamatan dan 27 kelurahan dengan panjang 20 km.

"Wifi publik juga tersedia di empat kecamatan dan 27 kelurahan serta beberapa tempat publik lainnya, sudah ada 62 aplikasi layanan pemerintahan seperti SIMDA, SIM, LPSE, SIAK, SIMOSS," bebernya.

Ia menyebut melalui program smart city Kota Tegal sudah membangun jaringan fiber optik yang menghubungkan seluruh OPD dan menyediakan akses wifi gratis bagi masyarakat di beberapa titik lokasi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar