Update Pencegahan Covid-19, Jumlah PDP di Kabupaten Tegal Bertambah jadi 10 Orang

  Minggu, 22 Maret 2020   Dwi Ariadi
Juru Bicara Penanggulangan Wabah Covid-19 Pemkab Tegal dokter Joko Wantoro dalam jumpa pers Minggu (22/3/2020) di Media Center Humas Pemkab Tegal. (dok)

SLAWI, AYOTEGAL.COM -- Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Tegal bertambah menjadi 10 orang atau meningkat 100 persen dari data Kamis (19/3/2020) lalu.

Juru Bicara Penanggulangan Wabah Covid-19 Pemkab Tegal dokter Joko Wantoro dalam jumpa pers Minggu (22/3/2020)  di Media Center Humas Pemkab Tegal mengatakan, dari 10 PDP tersebut, 5 orang dirawat di RSUD dr Soeselo, satu orang di RSUD Kardinah dan 4 orang di RSUI Harapan Anda Kota Tegal.

Disampaikan, masing-masing PDP tercatat memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah dan luar negeri sebelum mengalami sakit yang gejalanya identik dengan penderita infeksi Covid-19 seperti dari Korea Selatan, Depok, Bali, Jakarta, Semarang dan Bekasi.

Menurut Joko dari 10 PDP, 2 di antaranya yang dirawat di RSUD dr Soeselo sudah dilakukan tes swab Covid-19. Baru satu PDP yang keluar hasilnya dan dinyatakan negatif. Meski demikian, lanjut Joko, satu orang PDP negatif tersebut masih terus diawasi perkembangannya oleh tim dokter sampai empat belas hari, sehingga belum bisa dikatakan sembuh atau bebas dari infeksi Covid-19.

AYO BACA : Korona Mewabah, Rangkaian HUT ke-440 Kota Tegal hingga Apeksi Dibatalkan

\"Sementara satu PDP di RSUD Kardinah juga sudah dilakukan tes swab, tapi hasilnya belum keluar dan empat PDP yang dirawat di RSUI Harapan Anda Kota Tegal rencananya baru hari ini akan dilakukan tes swab,\" katanya.

Joko melanjutkan, jumlah kasus ODP saat ini jumlahnya mencapai 108 orang atau bertambah 191 persen dari data sebelumnya tiga hari yang lalu.

\"Di antara jumlah tersebut, empat ODP dipantau khusus di RSUD dr Soeselo dan selebihnya 104 orang dirawat mandiri di rumah masing-masing di bawah pemantauan petugas kesehatan Puskesmas\", ungkapnya.

Dua ODP yang sedang menjalani perawatan khusus di RSUD dr Soeselo tersebut, kata Joko, masih ada keterkaitan dengan kasus PDP anak yang sedang dirawat di RSUD dr Soeselo, yaitu seorang ibu dan pamannya. Sementara dua OPD lainnya adalah kasus baru yang perlu perawatan khusus.

AYO BACA : Cegah Covid-19, Bupati Tegal Liburkan Sekolah Mulai Besok

Dengan bertambahnya jumlah kasus PDP maupun ODP di Kabupaten Tegal tersebut, Joko menghimbau agar masyarakat semakin waspada namun tetap tenang, tidak perlu panik. 

Cara termudah yang ini harus dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat di fase awal penyebaran virus ini, kata Joko adalah mentaati dan melaksanakan anjuran pemerintah. 

Antara lain tetap tinggal di rumah dan menjaga jarak aman sosial saat bertemu atau berbicara dengan orang lain, minimal satu meter dan menghindari kumpulan orang-orang atau kerumunan warga. Tidak melakukan kontak fisik seperti berjabat  tangan.

\"Upaya lainnya adalah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cara mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air mengalir, makan dengan gizi seimbang dan berolahraga meskipun hanya di rumah serta tidak merokok dan minum minuman keras\", katanya.

Joko pun menyarankan, jika mendapati anggota keluarganya yang mengalami demam dengan gejala sakit flu, batuk, pilek dan sakit tenggorokan agar melakukan karantina secara mandiri di rumah masing-masing dengan menggunakan masker. Jika kemudian timbul sesak nafas pada hari berikutnya, baru dibawa ke fasilitas layanan kesehatan terdekat seperti Puskesma dan rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan dokter.

Senada dengan itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal Muhtadi menyampaikan hasil kesepakatan Bupati Tegal dengan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam di Kabupaten Tegal yang siap mendukung kebijakan pemerintah untuk ikut serta mencegah penularan wabah virus Corona antar manusia dengan menunda seluruh kegiatan keagamaan seperti pengajian, majelis taklim, jamiyahan dan sejenisnya yang terkategori mengumpulkan warga lebih dari sepuluh orang hingga Hari Raya Idul Fitri.

AYO BACA : Peringati HUT Ke-74, Persit KCK Yonif 407 Gelar Lomba Masak Berbahan Singkong

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar