Polres Tegal Ungkap Penipuan Penerimaan Calon Anggota Polri

  Senin, 30 Maret 2020   Dwi Ariadi
Kapolres Tegal AKBP M Iqbal Simatupang didampingi sejunlah perwira menggelar konferensi pers pengungkapan kasus penipuan penerimaan calon anggpta Polri, Senin (30/3/2020). (Ayotegal.com/Dwi Ariadi)

SLAWI, AYOTEGAL.COM -- Polres Tegal mengungkap kasus penipuan penerimaan calon anggota Polri dengan menangkap dua tersangka dan menyita uang senilai Rp 150 juta beserta sejumlah barang bukti.  

Kapolres Tegal AKBP M Iqbal Simatupang dalam konferensi pers, Senin (30/3/2020) mengatakan, kedua tersangka yang diamankan Moh Mahyudin (43) warga Kelurahan Pekauman, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal dan Mohammad Iwan (40) warga Kelurahan Sidomare Barat 1, Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan.

Disampaikan oleh Kapolres, pengungkapan kasus tersebut bermula adanya laporan dari korban yang diketahui anaknya sedang mengikuti seleksi calon anggota Polri.

Kepada korban, para tersangka ini berdalih dapat membantu proses rekrutmen calon anggota Polri dengan iming – iming harus menyerahkan uang sebesar Rp250 juta. Untuk meyakinkan korban, tersangka mengaku mempunyai saudara yang berpangkat perwira menengah  di Kepolisian dan orang dekat istana Kepresidenan.

''Dengan iming – iming tersebut, korban tergiur dengan niat yang akan diberikan para pelaku, selanjutnya para pelaku meminta sejumlah uang kepada korban. Dari hasil penyidikan, tersangka sudah mengantongi uang sejumlah Rp150 juta,''kata Kapolres.

Awalnya, lanjut Kapolres, korban tidak merasa curiga karena para pelaku meminta uang secara bertahap. Korban mulai curiga ketika setelah menyerahkan uang,  dalam seleksi penerimaan Polri di Polres Tegal anak korban dinyatakan tidak lolos karena tinggi badan tidak memenuhi syarat yang ditentukan.

Selanjutnya korban mengkonfirmasi kepada pelaku yang meminta kepada korban untuk menyediakan uang lagi sekitar Rp50 juta dengan dalih supaya bisa mendapatkan nomor tes. Atas dasar kecurigaan tersebut korban melaporkannya ke Satreskrim Polres Tegal.

Dari laporan tersebut, Satreskrim kemudian mengamankan kedua tersangka dan barang bukti berupa beberapa kwitansi tanda peneriman uang dari korban ke  tersangka senilai Rp150 juta, dan satu buah Hp. (Dwi Ariadi)   

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar