Kiat Persekat Hidupi Klub di Tengah Pandemi Covid-19, Pulangkan Pemain dan Bisnis Beras

  Minggu, 05 April 2020   Dwi Ariadi
Beras yang dijual di Persekat Store, Jl Moh Yamin Slawi.

SLAWI, AYOTEGAL.COM- Keputusan PSSI dan PT LIB yang menghentikan laga Liga 2 2020 yang diperkirakan sampai Juni karena pandemi virus Covid-19 membuat manajemen PT Persekat Kigede Sebayu membuat sejumlah langkah-langkah penyesuaian.

Sembari menunggu kabar kelanjutan laga dari PT LIB selaku operator Liga 1 dan 2, Persekat telah menghentikan kegiatan kepelatihan dan mengembalikan pemain ke daerah asalnya masing-masing.

"Pemain kita pulangkan ke daerahnya beberapa hari setelah ada keputusan PSSI untuk berlatih mandiri di rumahnya masing-masing," kata Direktur Teknik, Tatang Sundawa.

Lantas bagaimana dengan keberlangsungan Persekat, CEO Persekat Haron Bagas Prakosa mengatakan, pihaknya tetap mendukung apa yang menjadi keputusan PSSI dan LIB.

Di sela-sela waktu penantian laga dimulai, menurut mantan Sekda Kabupaten Tegal ini banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghidupi klub. 

"Teman-teman LOC masih ada aktivitas membenahi Stadion Trisanja yang sudah dinyatakan layak oleh PT LIB dan menjalankan beberapa unit usaha yang sudah dirintis," kata Bagas, Minggu (5/4/2020).

Unit usaha bisnis Persekat sekarang ini di antaranya, Persekat Store dengan menjual jersey dan beras Persekat.

"Alhamdulillah aktivitas bisnis terus kami kembangkan. Ini semua demi keberlangsungan klub dan pemeliharaan stadion," ujarnya.

Meski demikian, lanjut dia, sebagai klub promosi Liga 2 dengan situasi seperti sekarang cukup sulit. 

"Ya kami sangat memahami situasi seperti sekarang ini. Apa yang bisa kita lakukan dan ada peluang kita lalukan seperti memproduksi dan menjual beras Persekat dan jersey," ujarnya.

Manajer Tim Persekat Ersal Aburizal menambahkan, kiat-kiat untuk menghidupi klub terus dilakukan seperti pengembangan store, jual jersey dan penjualan beras. (Dwi Ariadi)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar