Mesin Lepas, Paramotor Penyebar Pamflet Bahaya Covid-19 Mendarat Darurat di Pohon

  Minggu, 05 April 2020   Lilisnawati
Petugas tengah mengevakuasi parasut paramotor yang nyangkut di sebuah pohon di Jalan Kapten Ismail, Minggu (5/4/2020). (Ayotegal.com/Lilisnawati)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Sebuah paramotor yang tengah menyebarkan pamflet bahaya Covid-19 di Kota Tegal harus mendarat darurat akibat knalpot mesin lepas.

Paramotor tersebut mendarat darurat dengan menyangkutkan ke sebuah pohon di Jalan Kapten Ismail, Kota Tegal, Minggu (5/4/2020).

Menurut penuturan saksi Rudi (52) yang merupakan seorang tukang becak, paramotor jatuh sekira pukul 08.30 WIB.

"Jatuh tadi jam 08.30 WIB. Rame tadi pada nonton. Tadi yang saya lihat sih orangnya baik-baik saja. Orangnya sudah dibawa. Ini parasutnya masih dievakuasi," katanya.

Saat dikonfirmasi, pilot paramotor, Rifki Abdullah (42) mengatakan, dirinya mulai terbang sekira pukul 07.47 WIB dari lapangan Pulau Tirang untuk menyebarkan pamflet edukasi terkait bahaya Covid-19.

"Baru 15 menit terbang, tiba-tiba knalpot mesinnya lepas. Saya memutuskan mendarat darurat di Jalan Kapten Ismail karena suasananya sepi," ungkapnya.

Rifki mengaku sengaja menyangkutkan di sebuah pohon agar tidak mengenai warga yang di bawah.

Ia sendiri tak mengalami cidera apapun saat mendarat darurat, karena menurutnya tindakannya sudah sesuai dengan SOP.

Sementara Senior Paramotor, Edwin menambahkan, langkah yang diambil oleh Rifki sudah tepat dan benar.

"Keputusan dengan menyangkutkan parasut ke pohon sangatlah tepat. Mendaratnya bagus. Tidak ada korban luka maupun jiwa," ujarnya.

Diketahui, Pemkot Tegal bekerjasama dengan Federasi Paramotor Indonesia untuk memberikan sosialisasi bahaya Covid-19 di Kota Tegal. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar