Tiga Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Tegal Sembuh

  Selasa, 05 Mei 2020   Dwi Ariadi
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal dr. Joko Wantoro

SLAWI, AYOTEGAL.COM- Tiga pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal dinyatakan sembuh, setelah dua kali pemeriksaan swabnya menunjukkan hasil negatif. 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal dr. Joko Wantoro, Selasa (5/5/2020) mengatakan, ketiga pasien itu adalah satu perempuan berusia 53 tahun asal Desa Slawi Kulon, Kecamatan Slawi yang dirawat di RS Harapan Sehat Slawi.

Dua lainnya, satu orang laki-laki berusia 59 tahun asal Desa Bumiharja, Kecamatan Tarub dirawat di RS Mitra Siaga dan satu orang laki-laki berusia 63 tahun yang berdomisili di Desa Selapura Kecamatan Dukuhwaru, dirawat di RSUD dr. Soeselo Slawi. Untuk pasien asal Desa Selapura tersebut atas permintaan anaknya dialihkan alamatnya ke Desa Pesarean Kecamatan Pagerbarang.

Kesembuhan ketiga pasien menambah daftar jumlah pasien Covid-19 asal Kabupaten Tegal yang berhasil  melawan virus korona menjadi enam orang. Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit ada enam orang. 

''Kabar baik dari kesembuhan ketiga pasien ini tentunya menjadi motivasi dan semangat tersendiri bagi para pasien Covid-19 lainnya untuk segera menyusul sembuh,''ujarnya. 

Menurut Joko, pihaknya masih berkoordinasi dengan rumah sakit untuk rencana kepulangan pasien. Sementara hasil swab negatif juga ditemukan pada seorang pejabat kewilayahan dan seorang perwira polisi di Kecamatan Tarub yang selama ini menjalani perawatan di RSUD Suradadi.

''Alhamdulillah, keduanya kini sudah kembali pulang ke rumah bertemu keluarga,''kata Joko. Tak hanya itu, hasil pemeriksaan swab negatif juga didapatkan pada seorang pendeta sebagai kontak erat dari pasien positif korona, pemilik pabrik kecap di Penusupan yang meninggal dunia pada 21 April 2020 lalu. 

''Awalnya, rapid test dari pendeta ini menunjukkan hasil positif sehingga kita tindaklanjuti dengan pengambilan sampel swab tenggorokan. Sebelum dinyatakan terbebas dari infeksi Covid-19 hari ini, beliau sempat menjalani masa isolasi mandirinya di gereja,''jelasnya.

Bersamaan dengan itu pula, hasil pemeriksaan swab PDP perempuan berusia 60 tahun asal Desa Mejasem Barat Kecamatan Kramat yang meninggal dunia di RS Mitra Siaga pada 21 April 2020 lalu menunjukkan hasil negatif. ''Dengan demikian, kita masih menyisakan 11 kasus ODP dan PDP meninggal dunia yang belum keluar hasil swab-nya.''(Dwi Ariadi)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar