Kartu Sembako Mulai Disalurkan, Umi Azizah Ingatkan Hanya Bisa Dibelanjakan di E-Warong

  Jumat, 08 Mei 2020   Dwi Ariadi
Pendistribusian perdana KKS ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tegal Umi Azizah di Balai Desa Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru, Jumat (8/5/2020).

DUKUHWARU, AYOTEGAL.COM - Melalui perluasan program bantuan sembako, sebanyak 72.310 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tegal akan mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kartu sembako. Kartu ini berisikan saldo di rekening sebesar Rp 200.000 yang diisi oleh pemerintah setiap bulan selama 9 bulan. 

Uang tersebut hanya bisa digunakan untuk membeli sembako di e-warong (elektronik warung gotong royong) ataupun warung lain yang menjalin kemitraan dengan BNI. 

Pendistribusian perdana KKS ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tegal Umi Azizah di Balai Desa Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru, Jumat (8/5/2020).
Dalam kesempatan ini, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang telah membantu kelancaran distribusi bantuan pangan nontunai ini. 

Dia juga meminta agar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diinput lewat sistem informasi kesejahteraan sosial next generation sebagai panduan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam menentukan penerima manfaatnya diperbaharui setiap tiga bulan sekali.

''Saya minta kepala desa dan lurah aktif melakukan pembaharuan DTKS lewat mekanisme musyawarah desa ataupun kelurahan sebagai sarana untuk mengakomodir perkembangan data sosial warga yang perubahannya sangat cepat, terutama mereka yang terdampak pandemi Covid-19 ini,''katanya.

Umi yang datang didampingi Kepala Kantor Cabang BNI Tegal Richard Dahlan juga meminta masyarakat berperan aktif melakukan pengawasan sebagai bagian dari kontrol sosial untuk mewujudkan transparansi data di tingkat desa.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Tegal Yudi Kadarwati menjelaskan jika KPM sembako perluasan ini di luar 73.824 KPM sembako reguler yang juga menerima bantuan serupa selama 12 bulan di tahun ini. Pendistribusian KKS tersebut rencananya akan dilaksanakan di 280 titik di balai desa dan kelurahan. 

''Pendistribusiannya kami titipkan lewat Bank BNI, petugas TKSK dan pendamping PKH yang dibantu perangkat desa ataupun kelurahan setempat,''jelasnya.

Yudi menambahkan, keluarga penerima kartu sembako bisa membelanjakan uangnya di 60 e-warong ataupun 75 kios agen BNI yang menjual bahan pangan di Kabupaten Tegal. KPM bisa memilih pembelian bahan pangan yang mengandung karbohidrat (beras, ketela, sagu, dan jagung), protein hewani (telur, daging ayam, daging sapi, dan ikan), protein nabati (kacang-kacangan, tempe, dan tahu), serta vitamin dan mineral (sayur-sayuran dan buah-buahan). (Dwi Ariadi)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar