Tahu Aci Tegal, Camilan Favorit Berbuka Puasa

  Rabu, 20 Mei 2020   Lilisnawati
tahu aci Tegal

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Menjelang waktu berbuka puasa, tak sedikit masyarakat yang sengaja mencari santapan berbuka puasa. Tahu aci misalnya. Makanan ringan satu ini masih menjadi teman favorit berbuka puasa oleh sebagian masyarakat.

Seperti diakui oleh Khodijah (56) warga Kelurahan Slerok, Kota Tegal, yang kerap membeli tahu aci untuk santapan berbuka puasa.Ia bersama keluarganya biasa menyantap tahu aci bersama sambal kecap.

Di Kota Tegal, tahu aci yang cukup ramai diburu masyarakat yakni Tahu Aci Sari Rasa di Jalan AR Hakim, Kota Tegal. Ia terkenal dengan cita rasa tahu yang gurih dan kenyal.

Selain itu tekstur tahunya sendiri beda dengan tahu pada umumnya, Tahu Aci Sari Rasa memiliki tekstur tahu yang empuk karena tidak mengandung bahan pengawet. Sang pemilik Tahu Aci Sari Rasa, Samudi (24) mengatakan, pihaknya bisa menjual 10.000 buah tahu aci setiap harinya saat Ramadan.

Namun, ada yang berbeda dari Ramadan sebelumnya. Ia bisa menjual 13.000 buah tahu aci sebelum ada korona. "Alhamdulillah pembeli masih banyak. Tapi ada sedikit penurunan saat ada korona. Yang biasanya Ramadan bisa menjual 13.000an buah, sekarang paling 10.000 buah," katanya.

Ia mengaku, semenjak ada korona permintaan tahu aci untuk buah tangan pun menurun. Terlebih, saat pemerintah melarang masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik.

''Daya beli masyarakat Tegal sih masih ada. Hanya pembeli dari luar kota yang berkurang. Karena memang masyarakat kalau berbuka sukanya yang goreng-gorengan," ucapnya.

Tiap harinya, Tahu Aci Sari Rasa buka mulai pukul 09.00 WIB sampai 16.00 di kios yang berada di Gang Lontrong 13. Dan pada pukul 16.00 sampai 18.00 buka menggunakan gerobak di Jalan AR Hakim seberang Gang Lontrong 13. Satu buah tahu acinya sendiri dijual seharga Rp 1.000 dan untuk tahu pletok, Rp 1.500 per buahnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar