Republik Jeruk Batang Siap Panen Raya

  Sabtu, 06 Juni 2020   Dwi Ariadi
Kawasan kebun jeruk di Desa Pangempon Kecamatan Bawang yang siap panen raya pada bulan Juli 2020. (Muslihun/Kontributor Batang )

BATANG, AYOTEGAL.COM -- Trademark Republik Jeruk Batang hampir menjadi kenyataan. Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19 pengembangan kawasan jeruk sudah berbuah dan  bahkan sudah siap panen raya perdana.  

Ketua Komunitas Republik Jeruk Isnan, Ambar Sari mengatakan, pengembangkan kawasan tanaman jeruk di Batang sangat mengejutkan karena terget 3,5 tahun bisa berbuah, tapi di Batang 2 tahun sudah mulai berbuah.  

"Awal tanam 25 April 2018, belum genap  usia panen 3,5 tahun tapi sudah berbuah dan siap panen raya kondisi ini sangat mengejutkan. Artinya di Batang panen jeruk maju 1 tahun dari target," jelas Isnan Ambar Sari, Sabtu (6/6/2020).  

Kebun Buah Dinas Pangan dan Pertanian berlokasi di Desa Clapar, Kecamatan Subah yang menjadi percontohan rencana panen raya pada bulan Juli 2020.  

"Disini jeruk ditanam di lahan seluas 2 hektar dengan 3 inovasi teknologi yakni  Kebun Produksi, Varietas Unggul Baru dataran rendah, Penanaman Sistem Tanam Rapat (SITARA)," katanya.  

Isnan juga menjelaskan, Pemkab Batang dan Kementerian Pertanian melalui Balai Penelitian Jeruk dan Buah Sub Tropika (Balitjestro) bekerja sama mengupayakan Pengembangan Kawasan Jeruk di Kabupaten Batang.

"Selain bantuan bibit, petani jeruk mendapat pendampingan, pelatihan dan monitoring oleh Balitjestro dan Pemkab Batang," katanya. 

Pengembangan kawasan jeruk cukup luaa dan banya petaninya, para pihak ini juga berkumpul sebagai satu komunitas yang dinamai Repoeblic Djeruk Batang. 

"Total ada 44.000 bibit jeruk yang ditanam, dengan luasan lahan 88 hektar yang dikelola oleh petani. Masing - masing blok luasnya minimal 2.000 meter2 yang berlokasi di 14 Kecamatan," jelas Isnan. 

Buah lokal jeruk untuk kesehatan masyarakat menjadai potensi besar pendorong ekonomi rakyat di Batang. 

"Kawasan pertanian jeruk siap menjadi agrowisata dan wisata edukasi yang mampu menimbulkan multi player efek pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya," tutupnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar