Duh, Kasus TBC di Kabupaten Tegal Tertinggi Jateng

  Kamis, 23 Juli 2020   Dwi Ariadi
ilustrasi penyakit TBC.(ist)

SEMARANG, AYOTEGAL.COM - Kasus penyakit Tuberculosis (TBC) menjadi perhatian tersendiri bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah. Tercatat dari Januari-Juni 2020 ini terdapat 23.919 penderita TBC.

"Untuk kasus TBC ini memang jadi perhatian tersendiri bagi Dinkes Jateng. Adapun kasus tertinggi penyakit saat ini berada di Kabupaten Tegal yakni sebanyak 1.932 orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yulianto Prabowo, Kamis (23/7/2020).

Berdasarkan pengelompokan umur, lanjut Yulianto, TBC menjangkiti hampir di semua kelompok umur. berusia 0-4 tahun ada 7 %, penderita usia 5-14 tahun ada 5,3 persen, 15-24 tahun 15,4%, penderita usia 23-34 tahun ada 14,7 %, penderita usia 35-44 tahun ada 15 %, penderita  usia 45-54 tahun ada 16 %.

"Kemudian penderita TBC usia 55-60 tahun ada 15,9 % serta penderita yang usia 60 tahun ada 11,2 %. Jadi hampir merata presentasenya. Dari 0 tahun sampai lansia. Tapi usia produktifnya bisa dibilang lebih tinggi," imbuhnya.

Menurutnya, berdasarkan data tersebut, upaya pencegahan penularan TBC dengan deteksi dini menjadi hal prioritasnya.

"Sebenarnya untuk proses pengobatan untuk TBC butuh yang caktu lama. Mulai jangka waktu 6-9 bulan. Untuk itu upaya pencegahan dan deteksi dini jadi perioritas kami di masyarakat," katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar menjaga gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan beraktifitas fisik. Serta memberikan ruang ventilasi yang cukup di rumahnya supaya tidak terkena TBC.

"Perbanyak sinar matahari yang masuk ke ruangan itu bisa jadi upaya pencegahan penyakitnya. Lalu bisa menggunakan masker, hampir sama seperti kita mengatasi penularan virus covid-19 ,"tutupnya.(Vedyana Ardiyansyah)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar