Positif Korona, 14 Keluarga di Batang Diisolasi

  Senin, 27 Juli 2020   Dwi Ariadi
Bupati Batang DR Wihaji saat sambutan saat menerima Ketua Tim Asistensi Kasubdit Bintibluh Dit Binmas Polda Jateng AKBP Drs Muh Toha MM di Kantor Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang. (Muslihun/kontributor Batang)

BATANG, AYOTEGAL.COM - Di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini, kasus orang yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Batang  belum menunjukan penurunan, malah cenderung mengalami peningkatan.  

Tercatat orang terinfeksi Covid-19 sebanyak 91 orang, meninggal dunia 8 orang, dirawat 22 orang dan sembuh 61 orang.  

Bupati Batang pun telah mencanangkan program zero Covid-19 dengan lockdown 14 keluarga yang positif Covid-19.   

"14 keluarga positif sudah kita isolasi dengan cara lockdown yang selama 14 hari satu keluarga kita kasih bantuan Rp1juta dan bantuan sembako," kata Bupati Wihaji, Senin (27/7/2020).  

Ia juga sudah memperingatkan untuk jangan sampai ada tamu dan jangan ada yang keluar rumah. 

"Penyebaran virus Korona tidak ada kasus baru berdasarkan hasil tracking dan hampir 90% yang positif orang tangpa gejala (OTG),"ungkapnya. 

Bupati juga mengapresiasi kerja medis dan pasien poistif yang dalam penanganan Covid-19, sehingga  tenang banyak sembuh.  
"Dari 8 orang yang meninggal dunia, rata - rata diatas usia 60 tahun keatas dan memiliki penyakit penyerta," pungkas Wihaji.  

Untuk mendisiplinkan masyarakat dimasa adaptasi kebiasaan baru, Bupati Wihaji akan lebih memilih sanksi sosial agar masyarakat lebih disiplin antisipasi penularan covid-19.  

Masyarakat Batang wajib menggunakan masker atau face shield, cuci tangan dan physical distancing. 

"Kami sedang bikin peraturan bupati untuk mengatur sanksi sosial, aturan itu termasuk dalam program zero Covid-19," pungkas Wihaji. (Muslihun)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar