Warteg Literasi, Warung Baca 24 Jam

  Minggu, 20 Januari 2019   Lilisnawati
Ifin Katini Pengelola Warteg Literasi, Minggu (20/1/2019). (Lilisnawati/Ayotegal.com)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM--Tidak seperti Taman Baca Masyarakat (TBM) pada umum nya, Warteg Literasi sebuah taman baca yang terletak di depan pintu masuk Stasiun Kereta Api Kota Tegal memiliki keunikan tersendiri yakni warung makan sekaligus untuk warung baca.

Pengelola Warteg Literasi Cahaya Baca Ifin Katini mengatakan bahwa dinamakan Warteg Literasi karena ia juga membuka warung nasi tepat disamping warung baca nya.

"Tegal kan identik dengan Warteg nya jadi kita beri nama Warteg Literasi yang berarti mengisi perut juga mengisi pengetahuan," jelas Ifin, Minggu (20/1/2019).

AYO BACA : Harry Toledo Ingin Ngapak Jazz Go Internasional

Menurut Ifin, sasaran warung baca ini untuk para tukang becak dan tukang ojek di kawasan Stasiun Kota Tegal.

"Sembari menunggu penumpang, mereka bisa membaca, supaya wawasan juga pengalaman bertambah daripada hanya nongkrong. Dan tentunya warung baca ini bisa digunakan siapa saja baik bagi penumpang kereta api yang menunggu kedatangan kereta api maupun masyarakat sekitar. Kita buka 24 jam," tutur dia.

Selain itu, tukang becak dan tukang ojek nantinya akan dilatih kreatifitas yang terbuat dari bahan plastik bekas. "Itu rencana saya ke depan," ucap Ifin.

AYO BACA : Setelah Film ''Titik Balik'', Lanang Luncurkan Album Sajak Tegalan

Berdirinya warung baca ini, lanjut Dia, karena keaktifan nya dalam mengikuti forum TBM yang diketuai oleh Yusqon, pengelola TBM Sakila Kerti. Dari situlah ia tergugah untuk ikut berpartisipasi mengenalkan dan memberikan wawasan kepada masyarakat menengah ke bawah.

Warung baca yang dikelolanya dua tahun lebih ini bukan berarti tidak ada kendala, selain kendala koleksi buku yang masih sedikit juga tempat yang sempit. Selain itu juga dana karena selama ini biaya swadaya sendiri. Meski begitu, berkat dukungan teman-teman juga dorongan dari ketua forum, warung baca ini tetap berdiri.

"Koleksi buku disini baru sedikit, semuanya sumbangan dari masyarakat dan paling banyak sumbangan dari dosen UPS Tegal yang rutin memberikan buku kepada warung baca ini," katanya.

Ia berharap, warung baca ini bisa memberikan nilai positif dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar khususnya tukang becak dan ojek.

AYO BACA : Sensasi Rasa Bakso Kelapa

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar