Tegal akan Tiru Bali dalam Pengelolaan Sampah

  Kamis, 07 Februari 2019   Dwi Ariadi
Wali Kota Tegal Nursholeh meninjau pengolahan sampah di Kabupaten Klungkung, Bali. (foto Istimewa)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM --  Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal akan meniru Bali dalam mengelola sampah, sebagai bentuk keseriusan dalam menangani masalah sampah. Sebelumnya, pemkot juga telah menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN Jakarta.

Kerja sama tersebut ditindaklanjuti oleh Wali Kota Tegal, Nursholeh, yang berkunjung ke Bali untuk melihat langsung model pengelolaan sampah metode Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS). Lokasi yang dituju adalah Kabupaten Klungkung, yang telah sukses mengelola sampah dengan metode itu.

Nursholeh beserta rombongan diterima langsung oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, di kantor bupati. Selain mendapat penjelasan teori mengenai metode pengelolaan TOSS berbasis peyeumisasi rombongan juga diajak untuk melihat proses pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).

Pengelolaan sampah diawali dengan proses peyeumisasi (fermentasi) dengan menggunakan biovaktor berupa senyawa bakteri. Sedangkan di bagian akhir akan ada proses peletisasi sehingga sampah bisa menjadi bahan bakar penghasil listrik.

Usai melihat langsung di lapangan, Nursholeh mengungkapkan apresiasinya kepada Bupati Klungkung yang telah memperlihatkan cara bekerja sistem pengelolaan sampah dengan metode TOSS yang berbasis peyeumisasi

"Ini inovasi yang luar biasa. Selain efisien, metode ini juga murah dan ramah lingkungan," kata dia.

Ia mengaku akan segera menindaklanjuti program itu dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal. "Saya harap Kota Tegal segera mengaplikasikan program ini. Tentu akan kami tindaklanjuti melalui dinas terkait karena ini program luar biasa murah dan efisien hilangkan sampah," ungkapnya.
 
Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwarta mengatakan, kunjungan dari Pemkot Tegal menjadi pemicu bagi wilayahnya untuk terus bersemangat menjadikan sampah menjadi energi terbarukan yang ramah lingkungan. Menurutnya, masalah sampah hanya perlu segera ditangani, bukan untuk diributkan.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung dan Pemkot Tegal terus dapat saling bekerja sama ke depannya terkait pengelolan sampah. "Sistem pengolahannya dari Klungkung mesinnya dari Tegal," kata Nyoman.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar