Simulasi Pengamanan Pemilu, Massa dan Petugas Saling Dorong

  Sabtu, 09 Februari 2019   Lilisnawati
Massa dan Petugas Saling Dorong dalam Simulasi Pengamanan Pemilu, Sabtu (9/2/2019).

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Suasana ricuh terjadi di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Tegal akibat salah satu warga melakukan aksi protes.

Karena merasa tidak dihiraukan ia memprovokasi teman-temannya untuk kembali melakukan protes terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal yang dinilai tidak adil. 

Aksinya tersebut berhasil dihalau petugas pengaman, meski harus saling dorong dengan massa, petugas akhirnya berhasil menghalau kericuhan. 

Kericuhan antara masyarakat dengan polisi ini merupakan bagian dari simulasi pengamanan Pemilu 2019. Kegiatan diawali dengan Apel yang dipimpin Dandim 0712/Tegal Letkol Richard Sangari dan diikuti  TNI, POLRI, serta pejabat Pemkot Tegal.

Dandim 0712/Tegal dalam membacakan sambutan  Danrem 071/WK Kolonel Kav Dani Wardhana mengatakan netralitas TNI Polri dalam menghadapi Pemilu 2019 merupakan kunci yang akan menentukan keberhasilan Pemilu khususnya di Bidang Pengamanan. 

"Untuk itu TNI/Polri harus mampu menunjukkan komitmen yang mewujudkan Sinergitasnya agar dalam pelaksanaan tugas pengamanan dapat dicapai kesuksesannya, sehingga keamanan dan keutuhan NKRI dapat terjaga," tutur Dia. 

Disampaikan Dandim 0712/Tegal, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baik teknis dan taktis pengamanan Legislatif dan Presiden sekaligus meningkatkan dan memantapkan koordinasi TNI/Polri dan lemerintah daerah serta instansi lainnya, dalam rangka lengamanan lemilu untuk menghadapi hambatan dan ancaman pemilu legislatif dan lresiden di Kota Tegal.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar