Lanang Setiawan, Pelopor Lahirnya Sastra Tegalan

  Kamis, 14 Februari 2019   Lilisnawati
(Pixabay)

SLAWI, AYOTEGAL.COM -- Indonesia memiliki banyak tokoh sastra nasional terkenal, seperti Amir Hamzah, Chairil Anwar, Pramudya Ananta Toer, WS Rendra, dan Sapardi Djoko Damono. Di Tegal, salah satu tokoh berpengaruh dalam sastra lokalnya adalah Lanang Setiawan.

Muarif Esage, guru SMA Negeri l Slawi, Kabupaten Tegal, baru saja menyelesaikan buku biografi tentang Lanang Setiawan. Buku tersebut berjudul "Lanang Setiawan, Penjaga Bahasa dan Pelopor Sastra Tegal".

Ia menjelaskan, lahirnya buku biografi itu karena sosok Lanang sebagai peletak batu kreatifitas pertama dalam melahirkan sastra Tegalan, banyak mengispiratif  para sastrawan Tegal untuk mengikuti jejaknya dalam berkarya. Banyak karya, seperti puisi, esai, naskah drama, bahkan film berbasis bahasa lokal, selama ini telah ditekuni Lanang Setiawan sejak 1994.

"Lanang Setiawan adalah pelopor sastra Tegalan yang tidak hanya melahirkan karya puisi, naskah drama, esai, novel, bahkan tembang-tembang Tegalan dan belakangan dia melahirkan juga satu film perjalanan Walikota Tegal Nursholeh berjudul Titik Balik," tutur Muarif. 

Menurut dia, sebagai sastrawan, penulis esai, dan wartawan, Lanang Setiawan dalam beberapa hal, mengingatkannya pada sosok Goenawan Mohamad yang dikenal sebagai penulis “Catatan Pinggir". Ia menilai, Goenawan Mohamad dapat menjadi pembanding yang tepat dengan Lanang Setiawan. "Ini kesan saya terhadap sosok Lanang sebagai seniman multitalenta," ungkapnya.

Dalam waktu dekat buku biografi Lanang Setiawan segera terbit. Sebagai penulis, dia berharap buku biografi Lanang Setiawan dapat membuka ruang literasi tentang sastra Tegal bagi para pelajar sebagai upaya agar mereka dapat ikut menjaga dan melestarikan bahasa Tegal.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar