Tingkatkan Literasi Pasar Modal, OJK Gelar Sekolah Pasar Modal

  Rabu, 20 Februari 2019   Lilisnawati
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM). (Lilisnawati/ayotegal).

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM--Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM). Hal itu bertujuan untuk meningkatkan literasi pasar modal kepada masyarakat.

Kasub Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tegal, Viktorinus Donny dalam sambutannya mengatakan, tujuan digelarnya SPM adalah memberi edukasi dan pemahanan terkait pasar modal kepada masyarakat luas. 

Menurutnya, tingkat literasi masyarakat Indonesia akan pasar modal masih sangat rendah.  Tercatat di tahun 2016 tingkat literasi baru 30 persen. Sehingga di Tahun 2019 ini diharapkan meningkat menjadi 75 persen.

"SPM tingkat dasar ini diikuti puluhan peserta mulai dari pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum," kata dia.

Sementara pemateri dari Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Semarang, Fanny Rifqi el Fuad menjelaskan, masyarakat bisa dengan mudah terjun di pasar modal. Bisa menjadi investor untuk jangka panjang, maupun menjadi trader atau pedagang dalam jangka waktu pendek.

Namun yang perlu diperhatikan, sebaiknya terlebih dahulu mendalami ilmunya dengan mengikuti sekolah pasar modal. Banyak hal yang bisa diterima seperti cara mengetahui prinsip, strategi, dan fokus dalam melihat kesehatan perusahaan yang sahamnya akan dibeli agar tidak merugi. 

Saat menjadi investor, lanjut Fanny sebaiknya bisa mencari laporan keuangan perusahaan yang harus baik. Termasuk memilih sektor produktif misal sektor konsumsi dan perdagangan. Sementara menjadi trader, dengan mencari saham perusahaan dengan likuiditas tinggi, dan mencari tren yang sedang naik. 

"Dan yang terpenting, menjadi trader jangan rakus dan sering khawatir," ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar